117 ISSN 2303-3568 eISSN 2684-8228 https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Juni 2019, Vol.8, No.1: 117-123 FENOMENOLOGI RAMADANOMIC DI NEGERI JUNJUNGAN BENGKALIS Saiful Bahri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis Email: saifulbahri.usa@gmail.com ABSTRAK Allah SWT. tidak hanya memberi tugas kepada manusia sebagai khalifah di muka bumi melainkan juga melengkapi kebutuhan manusia itu sendiri dalam bentuk limpahan rezeki. Kesempurnaan nikmat itu telah Allah SWT. gariskan sebelum Rasulullah SAW. wafat, itu lah wahyu terakhir. Kesempurnaan nikmat itu begitu melimpah turun di bulan suci Ramadhan. Geliat ekonomi sangat jelas terlihat bahkan sebelum bulan suci itu tiba. Dialah Ar-Rahman Ar-Rahim dan Khairur Raziqin yang mencurahkan rezeki-Nya kepada bumi pertiwi dan khususnya Negeri Junjungan Bengkalis. Fenomena ekonomi di bulan suci itu pada akhirnya dikenal dengan istilah Ramadanomic yang menjadi kajian kali ini. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif, kajian sederhana ini diharapkan memberi pencerahan meskipun hanya seperti “setetes embun pagi”. Kata kunci: Rezeki, Mekanisme Pasar, Kebahagiaan. PENDAHULUAN Kekayaan alam yang melimpah serta tanah yang subur menjadikan Kabupaten Bengkalis sebagai elemen bangsa yang makin hari makin dikenal masyarakat luas. Masyarakatnya pun terkenal dengan masyarakat religius. Hal itu merupakan manifestasi dari “adat bersendikan syara’ dan syara’ bersendikan Kitabullah”. Meskipun sehari-hari mereka terlupa dengan istilah tersebut, namun realisasi dalam hal pewarisan nilai-nilai agamis terstruktur sedemikian rupa sejak dulu kala. Islam, agama inilah yang menjadi “way of life” masyarakat Kabupaten Bengkalis turun-temurun. Dengan tujuan menabur rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil „alamin), syari’at agama Islam terus lestari dan membumi di Negeri Junjungan ini. Keberkahan dari langit dan bumi terbuka karena keimanan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Terbukti limpahan keberkahan itu berkesinambungan tanpa henti. Hal itu sesuai dengan firman Allah SWT. yang bermaksud: “Dan seandainya penduduk suatu negeri beriman kepada Allah niscaya akan kami buka pintu keberkahan dari langit dan bumi…” (QS. Al-a’raf [7]: 96) Maka, tampaklah seperti yang disaksikan sekarang, limpahan rezeki, tingkat kebahagiaan masyarakat Kabupaten Bengkalis yang semakin hari, makin cerah, cemerlang, gemilang, dan terbilang. Terlebih fenomena itu terjadi pada bulan suci Ramadhan, di mana keberkahan itu dilipatgandakan oleh Allah SWT. Bahkan, limpahan rahmat itu sudah tampak sebelum Ramadhan tiba. Menjamurnya masyarakat yang menyelenggarakan kenduri (walimah) sebagai