YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 7 Nomor 3 Edisi Agustus 2022 (264-281) DISKURSUS METAVERSE DAN KOMUNIKASI SEBAGAI REBRANDING FACEBOOK -------------------------------------------------------------------------------------------------- A. Yuda Triantanto, Tuty Mutiah, Adhi Dharma Suriyanto Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta (Naskah diterima: 1 Juni 2022, disetujui: 28 Juli 2022) Abstract In principle, the focus of this research is on metaverse discourse and communication as Facebook rebranding. The discourse or discourse research is the nodal point theory of Ernesto Laclau and Chantal Mouffe to find the interconnection of meanings. To understand the terminology of metaverse as virtual reality and communication activities related to Facebook, the concept of rebranding is used. In this context, Facebook's rebranding aims or refers to the development of a network or internet business business. Metaverse as the embodiment of a network society is believed by business people in the fields of media, games, and networking to provide huge financial benefits in the future. Keywords: Nodal Point, Metaverse, Rebranding, Facebook Abstrak Pada prinsipnya, fokus penelitian ini mengenai diskursus metaverse dan komunikasi sebagai rebranding Facebook. Diskursus atau wacana yang digunakan dalam penelitian ini adalah, teori diskursus jaring-pancing (nodal point) dari Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe untuk menemukan saling ketersambungan makna. Untuk memahami terminologi metaverse sebagai kenyataan maya (virtual realitity) dan aktivitas komunikasi yang terkait dengan facebook digunakan konsep rebranding. Dalam konteks ini, rebranding yang dilakukan facebook bertujuan atau merujuk terhadap pengembangan usaha bisnis jaringan atau internet. Metaverse sebagai perwujudan masyarakat jaringan diyakini oleh para pelaku bisnis di bidang media, game, dan jaringan akan memberikan keuntungan finansial yang besar pada masa mendatang. Kata kunci: Nodal Point, Metaverse, Rebranding, Facebook I. PENDAHULUAN atut dicermati, realitanya, penemuan teknologi digital sejatinya telah mem-bawa perubahan drastis hampir di segala bidang kehidupan manusia. Mulai dari perubahan di bidang ekonomi, politik, P sosial, budaya, hukum, pendidikan, bisnis, komuni-kasi, informasi, industri, hingga urusan tran-saksi finansial, pun bidang-bidang lainnya. Misalnya saja, bidang komunikasi, telah memungkinkan munculnya komunikasi digital 264