Volume I No. 1, Februari 2016 ISSN 2502 - 3764 Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi 1 PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN KINERJA KEUANGAN DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR) Akhmad Imam Amrozi Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Lamongan ABSTRAK Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis pengaruh Belanja Modal terhadap pertumbuhan kinerja keuangan dengan Pendapatan Asli Daerah sebagai variabel intervening. Sehubungan dengan masalah tersebut diajukan hipotesis sebagai berikut: Belanja Modal berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap pertumbuhan kinerja keuangan, dan Belanja Modal berpengaruh terhadap pertumbuhan kinerja keuangan melalui Pendapatan Asli Daerah sebagai variabel intervening. Sejalan dengan masalah dan hipotesis tersebut maka populasi dari penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2013 dan sebagai sampel yaitu Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah, dan variabel yang menjadi parameter untuk pengukuran kinerja keuangan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan yaitu data sekunder, untuk mendapatkan data yang lebih akurat maka metode yang digunakan yaitu dokumentasi. Metode analisis yang digunakan yaitu statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan analisis jalur. Belanja Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan kinerja keuangan (rasio kemandirian), Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan kinerja keuangan (kemampuan mobilisasi daerah), Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan kinerja keuangan (efisiensi penggeluaran anggaran), Pendapatan Asli Daerah berpengaruh secara negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan kinerja keuangan (sisa pengeluaran anggaran), Belanja Modal secara signifikan berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap pertumbuhan kinerja keuangan dengan Pendapatan Asli Daerah sebagai variabel intervening. Kata kunci : Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah, Kinerja Keuangan 1. PENDAHULUAN Otonomi daerah merupakan kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat agar pemerintah daerah semakin mandiri, mengurangi ketergantungan terhadap pemerintah pusat, baik dalam hal pembiayaan pembangunan maupun dalam hal pengelolaan keuangan daerah. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Islam Lamongan