ANALISIS PROSES BERPIKIR KOMBINATORIK SISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN SPLTV DITINJAU DARI GAYA BELAJAR AUDITORIAL Nalayuswasti Yatna Manohara 1 , Susi Setiawani 2 , Ervin Oktaviningtyas 2 Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Jember Jl. Kalimantan 37, Jember 68121 E-mail: yuswastinala@gmail.com ABSTRACT This study aims to determine the student combinatorial thinking process in solving SPLTV problems. The research subjects were 5 auditory students in class X BIC 1 MAN 1 Jember. Data collection methods used are tests and interviews. Based on data analysis, the results of the study indicate that auditory students are able to use the concept and competence to provide combinatorial reasoning. At the stage of investigation the case students able to explain information, at the stage of calculating all cases, being able to write information using symbols but not being able to write down what was asked about the problem using symbols. At the systematic stage of generating a case, being able to make a plan so as to find a solution. At the stage of changing the problem into other combinatorial, able to find solutions more than one method or more than one method but there are students who have not been able to find solutions more than one method or more than one method, able to describe the reason or cause of the solution obtained. Keywords: Combinatorial thinking, SPLTV, Auditory learning style. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan hal utama yang digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saat ini bukan hanya teknologi saja yang mengalami kemajuan perkembangan, ilmu pengetahuanpun juga mengalami kemajuan perkembangan. Pendidikan merupakan hal utama yang digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan sebagai usaha sadar yang dilakukan agar peserta didik atau siswa dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan [1]. Hal ini sesuai dengan pengertian pendidikan yang terdapat pada Undangundang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses belajar agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. 1 Mahasiswa S-1 Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Jember 2 Dosen Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Jember brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by KadikmA