© 2023, JKLI, ISSN: 1412-4939 – e-ISSN: 2502-7085. All rights reserved.
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia
22 (2), 2023, 122 – 127
DOI : 10.14710/jkli.22.2.122-127
Kombinasi Adsorben Alam Dalam Pengolahan Air Limbah Cucian
Pada Bengkel
Marlinang Isabella Silalahi
1
, Hartono
1*
, Putranto Manalu
2
, Virgin Tursulawati Panggabean
1
,
Wela Tresia Nababan
1
, Meyliana Ginting
1
1
Bagian Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima
Indonesia, Indonesia
2
Bagian Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan
Universitas Prima Indonesia, Indonesia
*Coresponding author: hartono@unprimdn.ac.id
Info Artikel: Diterima 2 November 2022 ; Direvisi 5 Februari 2023 ; Disetujui 15 Februari 2023
Tersedia online : 10 April 2023 ; Diterbitkan secara teratur : Juni 2023
Cara sitasi (Vancouver): Silalahi MI, Hartono H, Manalu P, Panggabean VT, Nababan WT, Ginting M. Kombinasi
Adsorben Alam Dalam Pengolahan Air Limbah Cucian Pada Bengkel. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia [Online].
2023 Jun;22(2):122-127. https://doi.org/10.14710/jkli.22.2.122-127.
ABSTRAK
Latar belakang: Jumlah bengkel kendaraan bermotor yang meningkat berimplikasi pada volume limbah yang
semakin tinggi dan berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu limbah bengkel yang harus diolah sebelum
dibuang adalah air limbah cucian tangan montir. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektifitas pengolahan
air limbah cuci tangan bengkel dengan kombinasi arang tempurung kelapa, batu apung dan limbah rambut sebagai
media filtrasi dalam menurunkan kandungan BOD, COD, TSS, fosfat dan minyak.
Metode: Rancangan one group pre-test dan post-test dipilih pada studi eksperimental ini Pengambilan sampel
dilakukan di bengkel Jl. Sekip Sei Putih Timur I Medan Petisah pada bulan Desember 2020 dan proses uji
dilakukan di Laboratorium Kimia BTKLPP Kelas I Medan. Pengambilan sampel dilakukan bulan Desember 2020.
Pengambilan sampel dilakukan sore hari setelah montir selesai melakukan aktivitas. Data dianalisis dengan
melihat perbedaan konsentrasi parameter pencemar yakni BOD, COD, TSS dan fosfat sebelum dan sesudah
dilakukan penyaringan. Dari perbedaan nilai konsentrasi tersebut diperoleh tingkat efektifitas media filtrasi yang
kemudian dinyatakan dalam bentuk persentase.
Hasil: Pada studi ini ditemukan bahwa persentase kadar BOD (41,57%), COD (44,33%), dan TSS (41,27%),
mengalami penurunan lebih besar menggunakan saringan B (pori-pori batu apung lebih kecil) dibandingkan
dengan saringan A. Namun saringan A lebih efektif dalam menurunkan persentase kadar fosfat (65,60%). Hasil
uji organoleptik menunjukkan hasil air limbah cucian tangan bengkel dari saringan A lebih jernih setelah
pengulangan sebanyak 3 kali dibandingkan saringan B.
Simpulan: Penggunaan kombinasi media arang tempurung kelapa, limbah rambut dan batu apung cukup efektif
dalam mengurangi kadar BOD, COD, TSS, fosfat dan minyak. Namun perlu dipertimbangkan besarnya pori-pori
batu apung yang digunakan dalam penyaringan.
Kata kunci: limbah cucian bengkel; absorben; filtrasi; efektivitas
ABSTRACT
Title: Combination of Natural Absorbents in Automotive Service Station Liquid Waste Management
Background: Increasing number of automotive service station has implications for the higher volume of waste
and has the potential to pollute the environment. One of the automotive service station wastes that must be treated