TRANSFORMASI PENDIDIKAN ABAD 21 UNTUK MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN DASAR BERMUTU DAN BERKARAKTER | 895 Tersedia secara online ISBN: 978-602-71836-6-7 PENILAIAN AUTENTIK BERBASIS PERMAINAN DI SEKOLAH DASAR Rendra Sakbana Kusuma, Eddy Sutadji, Titik Harsiati Universitas Negeri Malang E-mail: sakbana132@gmail.com ABSTRAK Penilaian merupakan proses merekam seluruh aktivitas pembelajaran siswa melalui bukti-bukti yang autentik sebagai dasar membuat keputusan. Pada proses penilaian, siswa menkonstruksi kompetensi yang dimiliki melalui penyelesaian soal atau tugas. Proses dan hasil kegiatan siswa menjadi tolak ukur ketercapaian pembelajaran. Penilaian memandangan bahwa proses dan hasil kegiatan adalah kesatuan yang utuh sehingga guru memiliki peran penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hasil penilaian. Pelaksanaan penilian di sekolah dasar yang konvensioal lebih menekankan pada penilaian kognitif, guru cenderung menggunakan soal pilihan ganda atau uraian. Guru melakukan penilaian hanya untuk memenuhi tugas dan kewajiban dalam memberi nilai pada siswa. dalam mengerjakan soal atau tugas penilaian, siswa harus mengikuti aturan yang ditetapkan guru. Siswa tertekan dan tidak tenang dalam mengerjakan soal atau tugas penilaian. Kondisi tersebut memiliki dampak terhadap proses dan hasil yang diperoleh siswa. Penilaian dilakukan secara langsung agar hasil yang diperoleh lebih autentik dan dapat dipertanggung jawabkan. Penilaian autentik memandang bahwa tidak hanya hasil yang diperoleh merupakan bukti yang autentik, akan tetapi soal dan tugas yang diberikan kepada siswa juga mencerminkan permasalahan kehidupan di sekitar siswa. Penilaian autentik merupakan proses penilaian yang mengangkat permasalahan dunia nyata dan hasil penilaian diperoleh secara langsung pada saat penilaian. Penilaian autentik memiliki karakteristik kegiatan penilaian secara langsung dan memperoleh hasil secara langsung pula. Prinsip-prinsip penilaian autentik antara lain proses penilaian merupakan bagian dari pembelajaran, mencerminkan dunia nyata, menggunakan berbagai ukuran dan metode, dan bersifat holistik. Penilaian pada siswa sekolah dasar mengacu pada tingkat perkembangan kognitif dan karakter siswa yang masih suka bermain. Dalam hal ini perlu ada inovasi pelaksanan penilaian yang memungkinkan siswa dapat belajar dan bermain pada saat yang sama. Konsep bermain merupakan kegiatan yang menarik dan menyenangkan bagi siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penilaian berbasis permainan memberikan suasana kegiatan yang menarik dan menyenangkan siswa. Soal dan tugas penilaian dikemas dalam bentuk permainan yang mencerminkan permasalahan kehidupan sehari-hari siswa. penilaian berbasi permainan menekankan pada kerjasama siswa dalam menyelesaikan berbagai persoalan dan memaksimal kompetensi dan sumber daya yang ada. Dalam hal ini penilaian dipandang memiliki peran penting dalam mengukur keberhasilan dan ketercapaian tujuan pembelajaran. Tulisan ini membahas implikasi konsep permainan terhadap pelaksanaan penilaian bagi siswa sekolah dasar. Kata kunci: penilaian autentik, permainan, sekolah dasar Prosiding TEP & PDs Transformasi Pendidikan Abad 21 Tema: 6 Nomor: 42 Bulan Mei Tahun 2017 Halaman: 895 900 CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang