Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol.XIII No.2 Tahun 2022 56 ANALISIS PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK TERHADAP PENINGKATAN TEKANAN DARAH Catur Setyorini 1*, Lilik Hanifah 2 , Anita Dewi Lieskusumastuti 3 , Anggi Febriani 4 STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Yayasan Perguruan Tinggi Islam Surakarta, Jalan Ringroad Utara, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 catur.ririn@yahoo.co.id ABSTRAK Akseptor keluarga berencana yang menggunakan kontrasepsi hormonal (pil dan suntik) dalam kurun waktu tertentu sering mengeluhkan masalah kesehatan, salah satunya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik terhadap peningkatan tekanan darah. Penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor KB suntik yang dijumpai saat dilakukan penelitian di Bidan Asih Ngemplak Boyolali pada bulan Januari-Maret 2022 sebanyak 34 responden. Kriteria inklusi akseptor KB suntik, kriteria eksklusi adalah akseptor KB suntik dengan obesitas dan riwayat hipertensi. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Responden yang menggunakan KB suntik 1 bulan sebanyak 18 responden (53%) dan 3 bulan sebanyak 16 responden (47%). 18 responden yang menggunakan KB suntik 1 bulan, mengalami peningkatan tekanan darah 1 responden (5%) dan tidak mengalami peningkatan tekanan darah sebanyak 17 responden (95%), Sedangkan responden KB suntik 3 bulan sebanyak 16 responden yang mengalami kenaikan tekanan darah sebanyak 2 responden (13%) dan 14 responden (87%) tidak mengalami peningkatan tekanan darah. Uji statistik menunjukkan penggunaan kontrasepsi suntik tidak berhubungan dengan terjadinya peningkatan tekanan darah dengan p-value 0,48 (p>0,05). Penggunaan kontrasepsi suntik tidak berhubungan dengan peningkatan tekanan darah. Kata Kunci: Kontrasepsi Suntik, Tekanan Darah ABSTRACT Family planning acceptors who use hormonal contraception (pills and injections) for a certain period of time often complain of health problems, one of which is hypertension or high blood pressure. Determining the relationship between the use of injectable contraception and the increase in blood pressure. This is an analytical study with a Cross-Sectional approach. The sample in this study is 34 acceptors of injection for family planning at Independent Midwife Practice Asih Ngemplak Boyolali in January - March 2022. The data is collected by using secondary data. The data is analyzed by using the Chi-Square test. Respondents who use injectable contraceptives per month are 18 respondents (53%) and those who use injectable contraceptives per 3 months are 16 respondents (47%). Among 18 respondents who use 1- month injectable contraception, 1 respondent (5%) experience an increase in blood pressure and 17 respondents (95%) do not experience an increase in blood pressure. Meanwhile, among 16 respondents of 3-month injectable contraception, 2 respondents (13%) experience an increase in blood pressure and 14 respondents (87%) do not experience an increase in blood pressure. The statistical test showed that the use of injectable contraceptives does not relate to the increase in blood pressure with a p-value of 0.48 (p>0.05). The use of injectable contraceptives does not relate to the increase in blood pressure. Keywords: Injectable Contraceptives, Blood Pressure