ISSN: 1410-2331 I Wayan Sukania, Perancangan Rotary Table 55 PERANCANGAN ROTARY TABLE SEBAGAI FASILITAS PADA STASIUN KERJA WATERBASE PT. TRIPLAST INDONESIA I Wayan Sukania 1 Silvi Ariyanti 2 Adhitian 1 1 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara 2 Program Studi Teknik Industri, Fakutas Teknik, Universitas Mercu Buana Email: apao001@yahoo.com Abstrak -- PT. Triplast Indonesia adalah perusahaan percetakan yang spesialisasinya bergerak pada paper forming dan printing. dengan produk berupa hologram paper, paper bag, inner box, handmade boxl. Pada bagian produksinya, terdapat operator yang bekerja dengan melakukan gerakan yang tidak ergonomis dan tidak dianjurkan, tergolong ringan namun jika dilakukan terus- menerus secara berulang dapat mengakibatkan cepat lelah, penegangan otot, serta rasa sakit pada bagian tertentu. Melihat kondisi tersebut, perlu dilakukan perancangan fasilitas kerja yang dapat memperbaiki kondisi kerja operator dalam proses bekerjanya, mengurangi ketidaknyamanan, serta meminimalkan waktu kerja agar produktivitas kerja dapat meningkat. Setelah diteliti dengan menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assesment), proses kerja dengan nilai REBA tertinggi yaitu 10 dengan gerakan membungkuk saat mengambil paper yang ingin diproduksi pada stasiun waterbase, Dari hasil kuesioner Nordic Body Map juga menunjukan operator yang bekerja pada stasiun kerja dengan nilai REBA 10 mengeluhkan jumlah sakit yang paling banyak pada beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu pada penelitan ini dilakukan perancangan fasilitas untuk memperbaiki gerakan mengambil material yang tidak ergonomis pada stasiun waterbase. Skor REBA turun menjadi 2 setelah perbaikan. Pada analisa waktu implementasi, waktu siklus rata-rata tiap kali pengambilan paper berkurang sebanyak 8 detik. Kata Kunci: Ergonomis, Nordic Body Map, REBA, AHP, Morphological Chart Abstract -- PT. Triplast Indonesia is a printing company that begin his specialty in forming and printing paper. with products such as holographic paper, paper bag, inner box, handmade box, etc. In the production, there are operators who work with movements that are not ergonomic and is not recommended, relatively mild but if done continuously repeated can lead to fatigue, muscle tension and pain in certain parts. Seeing these conditions, facility design work needs to be done to improve the working conditions of the operator in the operation process, reduce discomfort, as well as working time in order to minimize labor productivity can be increased. Having examined using REBA (Rapid Entire Body Assessment), the process of working with the highest value of REBA 10 with bending movements while taking a paper that wants to be produced on waterbase station, From the questionnaire results Nordic Body Map also shows the operators working at the work station with a value of REBA 10 complained about the amount of pain that most in several parts of the body. Therefore in this research is to design facilities to improve the movement took on a material that is not ergonomically waterbase station. REBA score decrease to 2 after improvement. In the analysis of the implementation period, the average cycle time for each time making paper were reduced by 8 seconds. Keywords: Ergonomics, Nordic Body Map, REBA, AHP, morphological Chart PENDAHULUAN PT. Triplas Indonesia adalah perusahaan percetakan yang awal mula spesialisasinya bergerak pada paper forming dan printing, dengan produk-produk berupa hologram paper, paper bag, inner box, handmade box, dan lain- lain. Pada bagian produksinya, masih terdapat operator yang bekerja dengan melakukan gerakan yang tidak ergonomis dan tidak dianjurkan, tergolong ringan namun jika dilakukan terus-menerus secara berulang dapat mengakibatkan cepat lelah, penegangan otot, serta rasa sakit pada bagian tertentu. Identifikasi stasiun kerja bermasalah pada bagian produksi PT. Triplas Indonesia yang dilakukan dengan metode REBA (Rapid Entire Body Assessment) menunjukkan bahwa stasiun WB akan menjadi prioritas utama untuk diperbaiki karena menunjukkan level risiko sangat tinggi dengan skor 10. Identifikasi keluhan ketidaknyamanan hasil dari kuesioner Nordic Body Map yang diberikan pada pekerja