181 Al-Tsaqafa: Jurnal Peradaban Islam Vol. 15 No.2, Desember 2018, hlm. 181-196 ISSN (Cetak) : 0216-5937 Tafsir Qur'an Berbahasa Nusantara (Studi Historis terhadap Tafsir Berbahasa Sunda, Jawa dan Aceh) Dr. Hr. Edi Komarudin, M.Ag. H.M. Nurhasan, M.Ag. Ice sariyati, S.S., M.Pd. Ihin Solihin, M.Ag. Program Studi Bahasa Arab dan Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung Abstrak Fenomena penafsiran al-Qur’an di Nusantara telah muncul sejak abad ke-19 M, dengan menggunakan bahasa Jawa dan Bahasa Sunda. Penelitian ini membahas dan menelaah jenis tafsir al-Quran berbahasa Nusantara. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana terjadinya proses penerjemahan dan penafsiran al-Quran di nusantara serta bagaimana sejarah tafsir al-Qur’an berbahasa Nusantara? Penelitian ini berjenis kualitatif, penelitian kepustakaan (library research dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data utama ialah kitab-kitab tafsir berbahasa Sunda, Jawa, dan Melayu. Kerangka proses yang dipergunakan adalah hermeneutika pola Gadamer yang dipolarisasi menjadi: Pra-Konsepsi, Teks (Konteks) dan Produksi Makna. Adapun hasil penelitiannya adalah: 1) Di Nusantara tafsir al-Quran didominasi oleh masayarakat “Jawa”, disebabkan faktor mendapat barokah guru, politik dan ekonomi, 2) Sejarah penulisan tafsir al-Quran berbahasa Nusantara sangat berkaitan dengan masalah sosial yang dihadapi oleh para penulis tafsir. Pristiwa dan problema sosial menyertai pola penulisan tafsir al-Quran berbahasa Nusantara. Kata Kunci: Tafsir al-Qur’an, sejarah, bahasa nusantra, Abstract The phenomenon of tafsir al-Qur’an in Indonesian Archipelago has been found since the 19 th century, by using Javanese and Sundanese. This study discussed and analyzed types of tafsir al-Quran in the language of Indonesian Archipelago. The main problem in this study was how the process of translating and interpreting al- Quran happened in Indonesian Archipelago and how the history of tafsir al-Quran in the language of Indonesian Archipelago? This study was qualitative and library research using descriptive method. The main source of data was from the tafsir books in Sundanesse, Javanesse and Malay. The framework of process used was hermeneutics of Gadamer design polarizated into: Pra-Concept, Texts (Contexts) and meaning production. Meanwhile, the result of the study was: 1) in Indonesian Archipelago, tafsir al-Quran was dominated by Javanesse people because of the factor getting teachers’ blessing, politics and economics 2) The history of writing tafsir al-Quran in the language of Indonesian Archipelago was related deeply to the social problem faced by the tafsir writer. The incident and social problem were along with the writing pattern of tafsir al-Quran in the language of Indonesian Archipelago. Kata Kunci: Tafsir al-Qur’an, history, the language of Indonesian Archipelago