Jurnal SIMETRIS, Vol 8 No 2 November 2017 ISSN: 2252-4983 483 KOMBINASI ALGORITMA ONE TIME PAD DAN CHAOTIC SEQUENCE DALAM OPTIMASI ENKRIPSI GAMBAR De Rosal Ignatius Moses Setiadi Fakultas Ilmu Komputer, Program Studi Teknik Informatika Universitas Dian Nuswantoro Semarang Email: moses@dsn.dinus.ac.id Eko Hari Rachmawanto Fakultas Ilmu Komputer, Program Studi Teknik Informatika Universitas Dian Nuswantoro Semarang Email: eko.hari@dsn.dinus.ac.id Christy Atika Sari Fakultas Ilmu Komputer, Program Studi Teknik Informatika Universitas Dian Nuswantoro Semarang Email: atika.sari@dsn.dinus.ac.id ABSTRAK Pada makalah ini, kriptografi dipilih sebagai teknik untuk mengamankan data, khusunya data gambar. Teknik kriptografi mempunyai kelebihan yaitu menyamarkan pesan yang termuat pada media tertentu, sehingga orang lain akan mengetahui pada media tersebut terdapat suatu pesan rahasia. algoritma yang terpilih untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi yaitu One Time Pad (OTP). Algoritma tersebut kuat dan aman apabila memenuhi kriteria pengoerasian, salah satunya yaitu mengacak kunci yang akan digunakan secara random dan tidak menggunakan kunci tersebut untuk operasi lain. Hal ini tentu menyulitkan ketika panjang kunci yang dimaksud harus sama panjang dengan data induk yang akan dienkripsi, sehingga perlu adanya suatu algoritma lain yang dapat membantu mengacak kunci. Dalam makalah ini dipilih Chaotic Sequeces Generator. Hasil eksperimen telah menunjukkan bahwa penggunakan OTP saja dinilai kurang efisien, sedangkan hasil eksperimen pada enkripsi dan dekripsi gambar menggunakan OTP-Chaotic Sequences mempunyai nilai PSNR lebih tinggi dibanding dengan OTP yang telah dilakukan oleh paper pembanding. Sedangkan lama waktu proses hampir sama antara OTP dengan OTP- Chaotic Squences. Nilai PSNR tertinggi yang dihasilkan melalui algoritma OTP pada paper pembanding yaitu 8,9 dB pada gambar peppers.bmp, sedangkan algoritma kombinasi yang telah dilakukan dengan OTP-Chaotic Sequences yaitu 8,4 dB. Sedangkan pada gambar lena.bmp, pada paper pembanding diketahui nilai PSNR yang didapat yaitu 9,26 dB, sedangkan pada eksperimen dengan kombinasi OTP-Chaotic Sequences yaitu 9,2 dB. Pada eksperimen tersebut, gambar yang telah di uji coba sebanyak 5 gambar grayscale berukuran 256x256 piksel. Kata kunci: OTP, Chaotic Squences, kriptografi, gambar grayscale, PSNR. ABSTRACT In this paper, cryptography is chosen as a technique for securing data, especially image data. Cryptography techniques have advantages that disguise the message contained on certain media so that others will know the media there is a secret message. The algorithm chosen to perform the encryption and decryption process is One Time Pad (OTP). The algorithm is robust and secure when it meets the criteria of coordination, one of which is to scramble the key to be used randomly and not to use the key for another operation. This is certainly difficult when the key length should be the same length as the parent data to be encrypted, so there needs to be another algorithm that can help randomize the key. In this paper selected Chaotic Sequence Generator. Experimental results have shown that OTP use alone is considered inefficient, while experimental results on image encryption and decryption using OTP-Chaotic Sequences have higher PSNR valuescompared to OTP that have been done by comparative papers. While the processing time is almost the same between OTP with OTP-Chaotic Sequences. The highest PSNR value generated through the OTP algorithm in the comparative paper is 8.9 dB in the peppers.bmp image, while our combined algorithm with OTP-Chaotic Sequences is 8.4 dB. While in the picture lena.bmp, in the comparative paper known PSNR value obtained is 9.26 dB, while the experiment with our OTP-Chaotic Sequences combination of 9.2 dB. In the experiment, the images we have tested are 5 grayscale images measuring 256x256 pixels. Keywords: OTP, Chaotic Sequences, cryptography, grayscale images, PSNR.