25 Rahayu Budhi Handayani Tinjauan Praktik Keberlanjutan Pada Tenun Gedog Tuban TINJAUAN PRAKTIK KEBERLANJUTAN PADA TENUN GEDOG TUBAN Rahayu Budhi Handayani Universitas Ciputra, Surabaya 60219, Indonesia rahayu.handayani@ciputra.ac.id ABSTRACT The Study of Sustainability Practices Within “Tenun Gedog Tuban” discovers how Tenun Gedog Tuban applying the concept of sustainability in textile. Sustainability is one of popular issue within global fashion industry today. “Tenun Gedog Tuban” as one of traditional Indonesian textile has a long history and refecting the wealth of Indonesian culture, whilst practically applying the concept of sustainability as well. According to Kate Fletcher (2008), there are two approaches on seeing sustainability fashion and textile, frst is about the products and second is about the systems. Tenun Gedog has made from handspun cotton and dyed using natural materials. It also provide batik waste management which shown their concern about environmental issue. Lastly, the localism is also an important point relate to sustainability practice. This issue should be an enormous added value that supposed to be preserved and developed. This paper tries to cultivate the issues through descriptive qualitative method based on literature research. Keywords: Sustainability, Tenun Gedog, Textile ABSTRAK Tinjauan mengenai Praktik Keberlanjutan dalam “Tenun Gedog Tuban” memaparkan bagaimana Tenun Gedog Tuban menerapkan konsep keberlanjutan dalam tekstil.Keberlanjutan adalah salah satu isu populer dalam industri fesyen global saat ini.»Tenun Gedog Tuban» sebagai salah satu tekstil tradisional Indonesia memiliki sejarah panjang dan mencerminkan kekayaan budaya Indonesia secara praktis telah menerapkan konsep keberlanjutan. Menurut Kate Fletcher (2008), ada dua pendekatan dalam melihat keberlanjutan pada fesyen dan tekstil, pertama adalah tentang produk dan yang kedua adalah tentang sistem. Tenun Gedog dibuat dari kapas handspun dan dicelup menggunakan bahan-bahan alami.Selain itu, tenun gedog Tuban juga memberikan manajemen limbah batik yang menunjukkan perhatian pengrajin Tenun Gedog Tuban terkait masalah lingkungan.Terakhir, lokalisme juga merupakan satu titik penting yang berhubungan dengan praktik keberlanjutan.Hal-hal tersebut dapat menjadi nilai tambah yang sangat besar yang seharusnya dilestarikan dan dikembangkan.Tulisan ini mencoba untuk mengolah isyu tersebut melalui metode kualitatif deskriptif berdasarkan kajian pustaka. Kata Kunci: Keberlanjutan, Tenun Gedog, Tekstil