Diterima Redaksi: 05-06-2022 | Selesai Revisi: 13-06-2022 | Diterbitkan Online: 14-06-2022 8 Terakreditasi SINTA Peringkat 4 Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nomor: 158/E/KPT/2021 masa berlaku mulai Volume 5 Nomor 2 Tahun 2018 sampai Volume 10 Nomor 1 Tahun 2023 Terbit online pada laman web jurnal: https://jurnal.plb.ac.id/index.php/tematik/index Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) Vol. 9 No. 1 (2022) 8 - 14 ISSN Media Elektronik: 2443-3640 Sistem Pengendalian Persediaan Menggunakan Metode Moving Average dan Pengembangan Sistem Extreme Programming Inventory Control System Using Moving Average Method and Extreme Programming System Development Dedy Alamsyah 1 , Amat Damuri 2 , Rini Nuraini 3 , Ri Sabti Septarini 4 , Nunik Yudaningsih 5 1,4 Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Tangerang 2 Manajemen Informatika, STMIK Al Muslim Bekasi 3 Informatika, Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika, Universitas Nasional 5 Manajemen Informatika, AMIK Citra Buana Indonesia 1 dedy.alamsyah@umt.ac.id, 2 amat.damuri@almuslim.ac.id, 3 rini.nuraini@civitas.unas.ac.id, 4 risabtis@ft-umt.ac.id, 5 nunikyudaningsih_s3@yahoo.com Abstract Inventory of goods is one of several important factors in a company, whether engaged in trading or manufacturing. It is important for inventory to be controlled and supervised in the recording and calculation of inventory, this is because inventory can affect financial reporting. If the amount of inventory is too large (overstock), on the other hand, if the inventory is a little, it will have an impact on the lack of inventory (stockout). The purpose of this research is to develop an inventory control system using the moving average method and the development of an Extreme Programming (XP) system. The moving average method in inventory prediction is more effective because this method compares current and previous data. To develop the system, the Extreme Programming (XP) system development method is used. This method has advantages including: fast process, time and cost efficiency, low risk, flexibility and easy to implement. From the test results using black box testing by testing the functionality, the system shows the system has met expectations with a value reaching 100%. Meanwhile, for testing with the DeLone and McLean models which measure the success of information systems, the score reaches 81.37%. Keywords: Extreme Programming, Moving Average, Sales, Purchases, Inventory. Abstrak Persediaan barang menjadi satu diantara beberapa faktor kusial dalam suatu perusahaan, baik bergerak dibidang dagang ataupun manufaktur. Menjadi suatu yang yang penting untuk persediaan dilaukan pengendalian dan pengawasan pada pencatatan dan perhitungan persediaan, hal ini dikarenakan persediaan dapat mempengaruhi dalam pelaporan keuangan. Jika jumlah persediaan terlalu besar (overstock), sebaliknya jika persediaan sedikit berdampak pada kurangnya persediaan (stockout). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan sistem pengendalian persediaan barang menggunakan metode moving average dan pengembangan sistem Extreme Programming (XP). Metode moving average dalam prediksi persediaan lebih efektif karena metode ini membandingkan data sekarang dan data terdahulu. Untuk mengembangkan sistem digunakan metode pengembangan sistem Extreme Programming (XP). Metode ini memiliki kelebihan diantaranya: prosesnya cepat, efisiensi waktu dan biaya, resiko yang rendah, memiliki flesibilitas dan mudah dalam penerapannya. Dari hasil uji menggunakan black box testing dengan melakukan uji terhadap fungsionalitas, sistem menunjukkan sistem telah sesuai harapan dengan nilai mencapai 100%. Sedangkan untuk pengujian dengan Model DeLone dan McLean yang mengukur kesuksesan sistem informasi mendapatkan nilai mencapai 81,37%. Kata kunci: : Extreme Programming, Moving Avarage, Penjualan, Pembelian, Persediaan Barang. 1. Pendahuluan Saat ini teknologi telah berkembang begitu pesat membuat kecepatan informasi, keakuratan dan ketepatan informasi menjadi sesuatu hal yang dibutuhkan dan penting untuk dimanfaatkan organisasi atau perusahaan. Informasi mempunyai peranan yang krusial dalam menentukan keberlangsungan sebuah