219 PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR TEMATIK MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUKAN MEDIA PPT PADA SISWA KELAS 2 SD NEGERI TAYUBAN PANJATAN Erna Kuswandari 1 , Laila Fatmawati 2 , Tri Krismilah 3 , Sri Hartini 4 1 SD Negeri Tayuban 2 Universitas Ahmad Dahlan 3 SD Negeri Pakel Email coresponden: helmaliarina@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tematik dengan menggunakan model Kooperatif Tipe Think Pair Share berbantukan Media Powerpoint pada kelas II SD Negeri Tayuban Panjatan Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjeknya adalah siswa kelas II SD Negeri Tayuban Panjatan Kulon Progo yang berjumlah 16 siswa. Desain PTK menggunakan model Kemmis dan Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan statistik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase hasil belajar, hal ini dapat dilihat dari ketuntasan KKM siswa dari kegiatan pra tindakan dan setiap siklus, yaitu pada pra tindakan sebesar 44%, pada siklus I sebesar 62%, sedangkan pada siklus II sebesar 88%. Hal tersebut diiringi dengan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari pra tidakan sebesar 71, siklus I sebesar 87, sedangkan pada siklus II sebesar 90. Begitu juga motivasi siswa dari siklus I juga mengalami kenaikan pada siklus II. Dari siklus I rata-rata indicator motivasi 77% pada siklus II menjadi 87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Kooperatif Tipe Think Pair Share berbantukan media powerpoint dalam pembelajaran Tematik dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kata kunci: Motivasi, Hasil Belajar, Tematik, Kooperatif, Powerpoint. PENDAHULUAN Dampak pandemi Covid-19 yang merebak sampai Indonesia berakibat pada aktivitas belajar mengajar yang dahulu dilakukan di sekolah mulai pertengahan bulan Maret 2020 harus dilakukan melalui daring/ luring. Dari bulan Maret 2020 hingga sampai laporan ini disusun pembelajaran masih melalui daring/luring. Hal ini menindaklanjuti Surat Keputusan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 pada tanggal 24 Maret 2020 berisi tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Disusul Surat Edaran Nomor 15 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa