Sustainable, Planning and Culture (SPACE): Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol.3, No.1, Juni 2021 1 e-ISSN: 2656-7415 https://ejournal.unhi.ac.id/index.php/space CC BY-NC-SA 4.0 KONSEP PENGEMBANGAN DAN PENENTUAN JALUR WISATA DI KECAMATAN LAWANG Ida Soewarni 1 , Arief Setiyawan 2 , Ibnu Sasongko 3 , Mohammad Fadly 4 , Ahmad Reji Islahul Walidi 5 , Ellza Oktaviano Griyaldin 6 1233456) Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota 123456) Institut Teknologi Nasional Malang 1) ida_koedam@yahoo.co.id Abstract Tourism is an important source of income for a country. Malang Regency has the potential as a tourist destination on a regional and even international scale, one area that has great potential is Lawang District. The high potential for the attractiveness of tourist objects in the Lawang sub-district should be optimized and preserved. Due to the many types of tourism, it is necessary to classify/cluster the types of tourism, clustering is one step that aims to divide tourist destinations (DTW) into multiple areas of development. The development of tourism potential in Lawang District can also be done by connecting the tourist areas to become a tourist route for Lawang District, which is important in increasing the tourism development of Lawang District. Data collection methods in this study are observation, interviews, questionnaires, and documentation. Sampling was carried out using the quota sampling method. The data analysis methods are qualitative descriptive, cluster analysis, and accessibility. Qualitative descriptive methods describe the potential, problems, and distribution of tourist objects, which will serve as a direction for developing and clustering concepts, as well as accessibility methods for grouping tourist objects and determining tourist routes. From the analysis, there are spatial and non-spatial development concepts that are the direction of tourism development in Lawang District, also the formation of 7 travel routes, 4 routes based on clusters, and 3 alternative routes with trips by combining between clusters. Keywords: Concept, Route, Cluster, Accessibility Abstrak Pariwisata merupakan suatu sumber pendapatan yang penting bagi suatu negara. Kabupaten Malang berpotensi sebagai salah satu destinasi wisata skala regional bahkan internasional, salah satu daerah yang memiliki potensi besar adalah Kecamatan Lawang. Potensi daya Tarik objek Wisata di kecamatan Lawang yang tinggi seharusnya di optimalkan dan di lestarikan, Dikarenakan banyaknya jenis-jenis wisata maka perlunya pengkalsifikasi/pengklasteran jenis-jenis wisata, kluster merupakan salah satu langkah yang bertujuan untuk membagi Daerah Tujuan Wisata (DTW) ke dalam beberapa wiayah pengembangan. Pengembangan potensi wisata Kecamatan Lawang bisa juga dengan menghubungkan antar kawasan wisata tersebut menjadi sebuah rute perjalanan wisata Kecamatan Lawang yang penting dalam meningkatkan pengembangan wisata Kecamatan Lawang. Metode Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. pengambilan sampel menggunakan metode quota sample. Metode analisa data yaitu desktiptif kualitatif, analisa klaster, dan aksesbilitas. Metode deskriptif kualitatif menguraikan potensi, masalah dan persebaran objek wisata yang nantinya sebagai arahan untuk konsep pengembangan dan metode anlisa klaster dan aksesbilitas untuk pengelompokan objek wisata dan penentuan rute wisata. Dari analisa, terdapat konsep pengembangan secara spasial dan non spasial yang merupakan arahan pengembangan pariwisata di Kecamatan Lawang, juga terbentuknya 7 rute perjalanan, 4 rute berdasarkan klaster dan 3 rute alternative dengan perjalanan dengan penggabungan antar klaster. Kata Kunci: Konsep, Rute, Klaster, Aksesibilitas PENDAHULUAN Pariwisata merupakan suatu sumber pendapatan yang penting bagi suatu negara. Kepariwisataan di Indonesia menjadi penggerak perekonomian nasional yang pontensial untuk memacu perkembangan perekonomian dimasa depan. berdasarkan World Travel & Tourist Council (WTTC) pada 2018 pertumbuhan pariwisata menduduki peringkat ke-9 tercepat di dunia.