Jurnal Kesmas Asclepius Volume 3, Nomor 1, Juni 2021 e-ISSN: 2684-8287 p-ISSN: 2656-8926 DOI: https://doi.org/10.31539/jka.v3i1.2379 17 PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERSONAL HIGIENE SANTRI Bintang Agustina Pratiwi 1 , Oktarianita 2 , Henni Febriawati 3 , Nopia Wati 4 , Nova Kartini 5 Universitas Muhammadiyah Bengkulu 1,2,3,4,5 bintangagustinap@umb.ac.id 1 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap personal higiene santri di pondok pesantren pancasila Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Hasil analisis univariat diperoleh rata-rata skor perilaku personal higiene sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu 42,17 dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan yaitu 61,20. Simpulan, ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap personal higiene dan rata-rata sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan perilaku personal higiene. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Personal higiene ABSTRACT This study aims to determine the effect of health education on the Personal Hygiene of students at the Pancasila Islamic Boarding School in Bengkulu City. This study is a quantitative study using a cross-sectional approach. The results of the univariate analysis obtained that the average score of personal hygiene behavior before being given health education was 42.17 and after health education was 61.20. In conclusion, there is an effect of health education on personal hygiene and on average before and after being given health education on personal hygiene behavior. Keywords: Health Education, Personal Hygiene PENDAHULUAN Kesehatan baik jasmani ataupun rohani merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi seseorang. Status kesehatan yang baik diperlukan setiap orang agar bisa hidup secara normal. Perlindungan kesehatan harus dimulai dari diri sendiri diantaranya yaitu dengan cara menjaga kebersihan gigi, rambut, mata, hidung, kulit, kuku dan mulut (Sulastri, 2018). Pada sebuah panti asuhan ditemukan 18,8 persen anak panti kurang baik dalam penerapan personal higiene dan sebanyak 69,2 persen santri yang tidak menerapkan personal higiene mengalami pedikulosis kapitis (Anggraini et al., 2018). Dampak yang sering terjadi pada masalah personal higiene dengan banyak gangguan kesehatan yang diderita pada seseorang yaitu dengan tidak terpelihara kebersihan perorangan dengan baik. Gangguan fisik sering terjadi seperti gangguan integritas kulit, gangguan membran mukosa mulut, infeksi mata dan telinga, serta gangguan pada fisik kuku. personal higiene yang kurang pada anak-anak juga dapat menyebabkan diare. Anak- anak merupakan golongan umur yang paling menderita karena masih memilki daya tahan tubuh yang lemah. Diare dapat disebabkan oleh infeksi tau non infeksi timbulnya penyakit