Tahun 2023 [JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM), P-ISSN: 2615- 0921 E-ISSN: 2622-6030 VOLUME 6 NOMOR 4 APRIL 2023] HAL 1475-1485 1475 PROMOSI KESEHATAN MENGENAI PENGELOLAAN SAMPAH DI RW 13 KELURAHAN SUKAMENTRI KECAMATAN GARUT KOTA KABUPATEN GARUT Umar Sumarna 1* ,Udin Rosidin 2 ,Nina Sumarni 3 ,Iwan Shalahuddin 4 , Rohmahalia M. Noor 5 , Anggi Putri Ariyani 6 , Nida Luthfiyani 7 1-4 Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran 5-7 Puskesmas Guntur Garut, Jawa Barat Email Korespondensi : umar.sumarna@unpad.ac.id Disubmit: 18 Januari 2023 Diterima: 07 Februari 2023 Diterbitkan: 01 April 2023 Doi: https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i4.9024 ABSTRAK Saat ini persoalan sampah menjadi persoalan masyarakat dunia. Di Indonesia juga sampah merupakan masalah yang cukup serius berhubungan dengan jumlah penduduk yang banyak akan menimbulkan timbunan sampah yang banyak juga. Bermunculannya industri disertai teknologi yang semakin canggih di Indonesia juga dapat merusak lingkungan yang ditimbulkan oleh sampah berkaitan dengan jumlah sampah tersebut berikut dengan segala karakteristiknya. Sementara cara mengelola sampah di Indonesia masih belum sesuai dengan cara mengelola sampah yang benar dengan mengingat dampaknya pada kesehatan lingkungan. Sistem pengelolaan sampah yang tergolong maju di Indonesia adalah Provinsi Jawa Barat, dimana setiap elemen terkait baik pemerintah maupun masyarakat dilibatkan dalam menangani persoalan sampah. Namun di Garut, salah satu kabupaten di Jawa Barat, terutama di RW 13 Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota, sistem pengelolaan sampahnya yang belum sesuai dengan undang-undang. Tenyata masalahnya adalah rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat di area tersebut tentang cara mengelola sampah yang berwawasan lingkungan. Kondisi tersebut berimbas pada perilakunya dalam menangani persoalan sampah tersebut. Berdasarkan hal itu, Tim PPM bertujuan meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat RW 13 Kelurahan Sukamentri mengenai cara mengelola sampah yang berwawasan lingkungan, dilanjutkan dengan mendampingi masyarakat melaksanakan perbaikan kesehatan lingkungan di area tersebut. Untuk menangani hal tersebut, metode yang dilakukan adalah penyuluhan berupa pendidikan kesehatan tentang pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Setelah dilakukan penyuluhan, didapatkan hasil pretes sebesar 43,28 dan postes sebesar 59,38. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang cara mengelola sampah yang berwawasan lingkungan sebesar 16,10 angka. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Perilaku, Kesehatan Lingkungan, Pengelolaan Sampah