PERANCANGAN INTERIOR PUSAT SENI DAN BUDAYA BATAK TOBA DI MEDAN FINAL INTERIOR DESIGN ART AND CULTURE CENTER OF BATAK TOBA IN MEDAN Santa Christy Natalia¹, Imtihan Hanum², Tita Cardiah³ 1Prodi Desain Interior, Fakultas Industri Kreatif (FIK), Universitas Telkom 2,3Dosen Podi Desain Interior, Fakultas Industri Kreatif (FIK), Universitas Telkom 1santachristy24@gmail.com, 2imtihanhanum@tcis.telkomuniversity.ac.id , 3titacardiah@tcis.telkomuniversity.ac.id ABSTRAK Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan keragaman akses dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru termasuk kebudayaan. Kebudayaan tersebut menjadi modal utama yang dapat dipasarkan melalui pariwisata yang diakui memberikan kontribusi dan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat, dalam arti menjadi salah satu penghasil devisa, meningkatkan pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan tetap memelihara kepribadian bangsa, nilai-nilai agama serta kelestarian hidup. Sementara itu, kebudayaan lama banyak terpengaruh dan terasimilasi oleh kebudayaan baru dan kemudian kebudayaan lama tersebut menghilang. Kecintaan manusia terhadap budaya leluhur menjadi dianggap kuno dan ketinggalan zaman. Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat semakin kurang menyadari akan kekayaan seni-budaya sendiri dan kurang menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam kesenian dan kebudayaan mereka sendiri. Maka dari itu, perancangan ini akan memasukkan unsur tradisional Batak Toba dan filosofi-filosofi yang terkait dengan Batak Toba untuk mengingatkan masyarakat batak toba akan nilai-nilai kebudayaannya sendiri. Untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap perancangan ini dapat ditingkatkan dengan cara yang baru, yaitu dengan memasukkan unsur hiburan dan mengemasnya agar lebih menarik. Selain itu, bagian interior ruangan akan menjadi salah satu pemicu masyarakat untuk tertarik dan datang ke pusat kesenian dan kebudayaan batak toba ini. (Kata Kunci: Pusat Kesenian, Kebudayaan,Tradisional, Batak Toba) ABSTRACT The development of science and technology gave birth to the diversity of access and the ability to create something new. The culture became the main capital which can be marketed through a recognized tourism contributes to increased and positively impact the economy and people's welfare, in the sense of being one of the producers of foreign exchange, increase the income of the region in order to improve the welfare of the people by remaining kept the nation's personality, religious values as well as the sustainability of life. Meanwhile, the old culture of many affected and assimilated by the new culture and then the old culture vanished. A love for the culture of human ancestors became obsolete and outdated. Along with the development of the times, people are less aware of the richness of their own customs and less appreciative of the values contained in the art and culture of their own. Thus, this design will incorporate a traditional Batak Toba and philosophy-a philosophy related to the Batak Toba batak toba to remind will own cultural values. To enhance the appreciation society against this design can be upgraded in a new way, namely by including an element of entertainment and put it to make it more interesting. In addition, the interior of the ISSN : 2355-9349 e-Proceeding of Art & Design : Vol.3, No.3 December 2016 | Page 1064 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library