Volume 7, Nomor 2 Juni 2023. p-ISSN : 2614-5251 e-ISSN : 2614-526X SELAPARANG.Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 947 PENURUNAN KADAR GULA DARAH MELALUI PELATIHAN SELF HEALING REIKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Nadi Aprilyadi 1) , Zuraidah 1) , Indah Dewi Ridawati 1) 1) Prodi Keperawatan Lubuklinggau, Poltekkes Kemenkes Palembang, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Indonesia. Corresponding author :Indah Dewi Ridawati E-mail :indahdewi@poltekkespalembang.ac.id Diterima 03 April 2023, Direvisi 07 Mei 2023, Disetujui 08 Mei 2023 ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) termasuk 10 penyakit terbanyak di Puskesmas Megang Kota Lubuklinggau. Penyakit Diabetes Mellitus jika tidak dikendalikan gula darahnya akan mengakibatkan komplikasi bahkan kematian. Penderita DM di Puskesmas Megang Kota lubuklinggau telah berupaya mengendalikan gula darah dalam batas normal. Namun 96% penderita DM di Puskesmas Megang mengalami komplikasi. Terapi self healing reiki belum pernah dilakukan oleh penderita DM di Puskesmas Megang untuk mengendalikan gula darah dalam rentang normal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menurunkan gula darah penderita DM menggunakan self healing reiki. Metode kegiatan berupa penyuluhan dan praktikum. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penderita Diabetes Mellitus sebanyak 30 orang. Kegiatan ini terlaksana pada tanggal 20 November 2019. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengevaluasi kadar gula darah sebelum dan sesudah pelatihan self healing reiki menggunakan lembar check list. Hasil yang dicapai adalah terjadi penurunan gula darah sewaktu pada 70 % penderita DM dengan rata-rata penurunan gula darah sebesar 15mg/dL. Terapi Self Healing Reiki ini diharapkan dapat diterapkan oleh Penderita secara mandiri di rumah. Kata kunci: diabetes; gula darah; self healing reiki ABSTRACT Diabetes Mellitus is one of the 10 most common diseases at the Megang Health Center, Lubuklinggau City. Diabetes Mellitus if blood sugar is not controlledwith result in complications and even death. DM sufferers at the Megang Health Center, Lubuklinggau City, have tried to control their blood sugar within limits. However, 96% of DM sufferers at the Megang Health Center experienced complications. Reiki self-healing therapy has never been done by DM sufferers at the Megang Health Center to control blood sugar within the normal range. The purpose of this community service activity is to reduce blood sugar in DM sufferers using self-healing reiki. Methods of the activity in the form of counseling and practicum. Participants in this community service activity were 30 people with Diabetes Mellitus. This activity was carried out on November 20 2019. The community service activity evaluates blood sugar levels before and after reiki self healing training using a check list sheet. The results achieved were a temporary decrease in blood sugar in 70 % of DM patients with an average decrease in blood sugar of 15 mg/dL. It is hoped that Reiki Self Healing Therapy can be apllied by sufferers independently at home. Keywords: diabetes; glucose; self healing reiki PENDAHULUAN Kasus diabetes dilaporkan mengalami peningkatan di berbagai negara berkembang. Menurut Organisasi International Diabetes Federation pada tahun 2019, terdapat 463 juta penderita DM dan diperkirakan akan meningkat menjadi 578 juta pada tahun 2030. Kejadian DM di Indonesia menempati urutan ketujuh tertinggi di dunia yaitu 10,7 juta jiwa (Pangribowo, 2020). Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Megang Kota Lubuklinggau telah berupaya mengendalikan gula darah dalam batas normal melalui farmakologi dan diet. Namun 96% atau 298 dari 392 jiwa penderita DM masih mengalami komplikasi pada tahun 2018. Angka tersebut tidak menutup kemungkinan akan meningkat di tahun-tahun mendatang (Lubuklinggau, 2018). Reiki adalah teknik penyembuhan yang termasuk terapi komplementer. Terapi komplementer merupakan terapi pelengkap terapi medis dan terbukti khasiatnya pada penderita DM (Sylvia et al., 2011). Terapi reiki