Musamus Journal of Livestock Science Vol 2 Nomor 1, Oktober 2019, Hal. 8-14 https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/ Livestock Science ISSN : 2685-3981, ISSN : 2685-3558 8 Vol.2 No.1 Tahun 2019. Musamus Journal of Livestock Science Efektifitas ekstrak daun mayana (solenostemon scutellarioides. L) terhadap uji fisik organoleptik daging babi Aloysia Tenny Damayanti Indriastuti 1 , Irine Ike Praptiwi 2 , Maria Magdalena Nadu Lesik 3 , Heni Vensye Saiya 4 1 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Musamus, Merauke. e-mail : irineike@gmail.com ABSTRAK Kebutuhan masyarakat akan protein hewani semakin hari semakin meningkat. Salah satu protein hewani yang dapat dikembangkan dan umum ternakkan di masyarakat lokal Papua saat ini adalah berasal dari ternak babi. Daging babi memiliki kelemahan yaitu tingginya kadar lemak, menjadikan daging babi, tidak banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Bahan tamabahan yang seringkali digunakan masyarakat, pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan cita rasa daging/makanan, namun seringkali tanpa disadari, bahan tambahan tersebut justru memiliki efek lain, baik itu efek negatif maupun efek positif. Salah satu bahan tambahan yang dapat digunakan sebagai campuran pada daging babi adalah daun mayana ( Solenostemon scutellarioides (L)), namun belum dikaji secara ilmiah, bagaimana pengaruh daun mayana (Solenostemon scutellarioides (L)) terhadap kualitas daging babi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas ekstrak daun mayana terhadap uji fisik organoleptik daging babi melalui metode perebusan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan, perlakukan meliputi penggunaan daun mayana (Solenostemon scutellarioides (L)) sebanyak 0%, 20% dan 40%. Parameter yang diamati meliputi susut masak, dan uji organoleptik meliputi warna, rasa, tekstur, aroma, daya terima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perebusan menggunakan ekstrak daun mayana tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut masak pada daging babi. Sedangkan pada uji organoleptic, perebusan menggunakan ekstrak dan mayana berpengaruh sangat nyata. Dengan nilai tertinggi untuk warna perlakuan A3 sebesar 3,65. Rasa pada perlakuan A2 sebesar 3,21. Tekstur dan aroma pada perlakukan A3, dengan nilai tertinggi untuk tekstur 3,77 dan aroma 4,00. Kata Kunci: Daging Babi, Daun Mayana, Organoleptik ABSTRACT Society needs for animal protein is increasingly increasing. One animal protein that can be developed and commonly farmed in local Papuan communities today is derived from pigs. Pork has a weakness that is high levels of fat, making pork, not much consumed by the public. Additives that are often used by the community are basically aimed at improving the taste of meat / food, but often without realizing it, these additives actually have other effects, both negative and positive effects. One additional ingredient that can be used as a mixture in pork is mayana leaf (Solenostemon scutellarioides (L)), but it has not been scientifically studied, how the influence of mayana leaf (Solenostemon scutellarioides (L)) on the quality of pork. This study aims to determine the effectiveness of mayana leaf extract on the organoleptic physical test of pork through the boiling method. This study uses a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 3 replications, the treatment includes the use of mayana leaves (Solenostemon scutellarioides (L)) as much as 0%, 20% and 40%. The parameters observed included cooking losses, and organoleptic tests including color, taste, texture, aroma, acceptability. The results showed that boiling using mayana leaf extract did not have a significant effect on cooking losses in pork. Whereas in the organoleptic test, boiling using extracts and mayana has a very significant effect. With the highest value for A3 treatment color of 3.65. The taste in A2 treatment was 3.21. Texture and aroma in the treatment of A3, with the highest value for texture 3.77 and aroma 4.00. Keywords: Pork, Mayana Leaves, Organoleptic