Program Magister Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Malikussaleh 11 Vol .6 , No.2 , December 2021, pp. 11 – 23 E ISSN 2797-3948/P ISSN 2503-4367 http://ojs.unimal.ac.id/index.php/jmind PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS SYARI’AT ISLAM KABUPATEN ACEH UTARA Rahmawati 1 . Mariyudi 2* ,Ibrahim Qamarius 3 rahmawati.191100410045@mhs.unimal.ac.id 1 , mariyudi@unimal.ac.id 2 , iqindo@gmail.com 3 123 Program Magister Ilmu Manajemen, FEB, Universitas Malikussaleh Lhokseumaw, Indonesia *coresponden author Keywords Abstract Individual Characteristics, Transformational Leadership, Job Satisfaction, Organizational Commitment This study examined the effect of individual characteristics and transformational leadership on job satisfaction and organizational commitment of the employees at the Department of Islamic Shari'a. The samples were 114 employees. The analytical tool used was Structural Equation Modeling (SEM) using AMOS (Analysis of Moment Structure) tools. The results showed that individual characteristics and transformational leadership affected job satisfaction. Individual characteristics and job satisfaction also significantly affected organizational commitment. However, transformational leadership did not influence organizational commitment. Then, in testing the indirect relationship, job satisfaction did not mediate the effect of transformational leadership on organizational commitment. But job satisfaction fully mediated the effect of individual characteristics on organizational commitment.. PENDAHULUAN Keberhasilan sebuah organisasi dalam meningkatkan produktivitas kerja, salah satunya adalah karena keterlibatan para pegawai yang mempunyai komitmen organisasional yang tinggi. Komitmen organisasional dipandang baik bila pegawai menunjukkan adanya perasaan senang dan bangga terhadap pekerjaannya. Menurut Golabdost & Rezaei (2016) komitmen organisasional, merupakan faktor penting yang mendukung tingginya komitmen pegawai pada tugasnya, dimana semakin tinggi kinerja pegawai yang akan dihasilkan, maka akan mengarah ke tingkat penilaian yang lebih tinggi. Komitmen organisasional dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana pegawai mengidentifikasi dengan organisasi tertentu mengenai tujuan dan keinginan untuk mempertahankan keanggotaan dalam organisasi (Tolentino, 2013). Komitmen organisasional pegawai selanjutnya dipengaruhi oleh faktor karakteristik individu dan faktor kepemimpinan transformasional. Karakteristik individu adalah ciri khas atau sifat khusus yang dimiliki karyawan yang dapat menjadikan dirinya memiliki kemampuan yang berbeda dengan karyawan yang lainnya untuk mempertahankan dan memperbaiki kinerjanya. Karakteristik individu yang berbeda juga dapat menimbulkan