JURNAL INOVTEK POLBENG, VOL. 13, NO. 1, JUNI 2023 ISSN 2088-6225 E-ISSN 2580-2798 105 IDENTIFIKASI BAHAYA dan PENILAIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA pada BENGKEL LAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN JOB SAFETY ANALYSIS Septi Ayu Angrayni 1 , Nur Audina 2 1 Program Studi DII Teknik Pengelasan dan Fabrikasi 2 Program Studi DIII Teknik Perkapalan Jurusan Teknik Perkapalan, Politeknik Negeri Bengkalis Jl. Bathin Alam, Sungai Alam, Bengkalis, Riau, Indonesia 28711 Email: septiayu@polbeng.ac.id, nuraudina@polbeng.ac.id Abstrak Usaha pengelasan saat ini mengalami perkembangan dan menjadi salah satu usaha yang jasanya dibutuhkan oleh masyarakat. Bengkel las Usman merupakan salah satu usaha pengelasan di Bengkalis. Bengkel las ini menerima pesanan pembuatan pagar, kanopi, pintu, jendela, gerobak, papan nama, dan lain-lain. Proses produksi produk tersebut memiliki tahapan pengerjaan yaitu pengukuran, pemotongan, perakitan, dan finishing. Setiap tahapan pekerjaan tersebut memiliki potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu untuk mengetahui bahaya apa saja yang ada pada aktivitas pengelasan di bengkel serta pengendaliannya, maka perlu dilakukan identifikasi bahaya serta pengendaliannya. Setelah dilakukan identifikasi bahaya dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA), diketahui bahwa pada proses produksi yang dilakukan di bengkel las terdapat 28 potensi bahaya dan setelah dilakukan perhitungan risk score sesuai dengan AS/NZS 4360 tahun 2004 terdapat lima potensi bahaya yang termasuk ke dalam level sedang atau moderate yaitu: paparan sinar inframerah dan ultraviolet, percikan bunga api pengelasan, asap dari aktifitas pengelasan, pemasangan mata gerinda yang belum sesuai dan aman , serta debu dan asap yang timbul saat proses penggerindaan. Kelima potensi bahaya tersebut kemudian diberikan usulan pengendalian risikonya masing-masing. Kata Kunci: Pengelasan, Potensi Bahaya, Job Safety Analysis, AS/NZS 4360:2004, Pengendalian Risiko Abstract The welding business is currently experiencing development and has become one of the businesses whose services are needed by the community. Usman's welding workshop is one of the welding businesses in Bengkalis. This welding shop accepts orders for the manufacture of fences, canopies, doors, windows, carts, signboards, and others. The product production process has stages of processing, namely measurement, cutting, assembly, and finishing. Each stage of the work has potential hazards and risks of work accidents. Therefore, to find out what hazards exist in welding activities in the workshop and their control, it is necessary to identify the hazards and control them. After hazard identification using the Job Safety Analysis (JSA) method, it is known that in the production process carried out in the welding workshop there are 28 potential hazards and after calculating the risk score in accordance with AS/NZS 4360 2004 there are five potential hazards that are included in the moderate or moderate levels, namely: exposure to infrared and ultraviolet rays, welding sparks, smoke from welding activities, installation of grinding wheels that are not suitable and safe, as well as dust and smoke that arises during the grinding process. The five potential hazards are then given their respective risk control proposals. Keywords: Welding, Hazard Potential, Job Safety Analysis, AS/NZS 4360:2004, Risk Control 1. PENDAHULUAN Era globalisasi yang semakin berkembang membuat dunia industri juga mengalami perkembangan, salah satunya adalah bidang pengelasan. Teknik pengelasan di industri banyak dipergunakan pada bidang fabrikasi, konstruksi, otomotif, perkapalan, pesawat terbang, manufaktur dan lain-lain. Penggunaan teknologi pengelasan yang masih populer ini disebabkan karena kontruksi bangunan maupun mesin yang dibuat dengan teknik pengelasan lebih ringan dan sederhana didalam proses pembuatanya. Usaha pengelasan turut mengalami perkembangan dan menjadi salah satu usaha yang jasanya dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini karena semakin bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan papan atau tempat tinggal juga meningkat. Didalam proses pembangunan rumah, jasa pengelasan dibutuhkan seperti pada pembuatan teralis, kanopi, pagar besi, tangga besi, dan lain-lain. Banyaknya pembangunan rumah baru maupun pekerjaan rumah lama yang sedang