Copyright©2023 by Agricola Journal Agricola, Vol 13 (1), April 2023, Hal. 50-58 e-ISSN: 2354 - 7731 ; p-ISSN: 2088 - 1673 https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/agricola 50 Respons Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea Mays ssp. mays) akibat Aplikasi Dosis Pupuk Kalium dan Nitrogen pada Tanah Kering Masam dengan Pemberian Amelioran The Growth and Yield Response of Maize (Zea Mays ssp. mays) Due to the Application of Potassium and Nitrogen Fertilizer Rates on Dry Acidic Soil with Ameliorant Treatment 1 Fajar Rochman, 1 Priyadi, 1 Rizky Rahmadi 1 Program Studi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung, Indonesia Email: fajarrochman@polinela.ac.id Abstract The prospect of increasing productivity of drylands as a food provider is very promising, especially for maize production, which plays an equally important role as a food crop compared to rice. However, in general, the quality of drylands in Indonesia is relatively low. This study aims to further investigate the application of dolomite combined with inorganic fertilizers such as rock phosphate, K and N fertilizers to improve the quality of dry soil, which has the potential to increase maize productivity. The research was conducted at the Seasonal Crop Field of Lampung State Polytechnic from October to December 2022. The study used an experimental method with a Completely Randomized Block Design (CRBD) with 6 treatments and 6 replications. The treatments tested included: k 0 : without fertilizer; k 1 : KCl fertilizer dose of 50 kg/ha; k 2 : KCl fertilizer dose of 100 kg/ha; k 3 : KCl fertilizer dose of 150 kg/ha; n 1 : Urea fertilizer dose of 200 kg/ha; n 2 : Urea fertilizer dose of 250 kg/ha. The results of the study showed that the treatment of KCl fertilizer dose of 100 kg/ha significantly showed the best response on the average parameter of Wet Grain Weight per Cob, Dry Grain Weight per Cob, and Weight per Cob Without Corn Husk of Corn Plants. Keywords: corn; dolomit; dry land; nitrogen;potassium; rock phosphate Abstrak Prospek peningkatan produktivitas lahan kering sebagai penyedia pangan sangat besar, khususnya produksi tanaman jagung yang memiliki peranan yang tidak kalah penting sebagai tanaman pangan dibandingkan padi. Namun demikian, pada umumnya kualitas lahan kering di Indonesia rata-rata relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut aplikasi dolomit yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik yaitu rock phosphate, pupuk K dan N dalam rangka pembenahan kualitas tanah kering yang berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di Lahan Tanaman Semusim Politeknik Negeri Lampung pada bulan Oktober sampai Desember 2022. Penelitian menggunakan metode Percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 6 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diujikan antara lain: k0: tanpa pupuk; k1: dosis pupuk KCl 50 kg/ha; k2: dosis pupuk KCl 100 kg/ha; k3: dosis pupuk KCl 150 kg/ha; n1: dosis pupuk Urea 200 kg/ha; n2: dosis pupuk Urea 250 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pemupukan KCl 100 kg/ha secara nyata menunjukkan respon terbaik pada parameter rata-rata Berat Pipilan Basah per Tongkol, Berat Pipilan Kering per Tongkol, dan Berat per Tongkol Tanpa Kelobot Tanaman Jagung. Kata kunci: dolomit; jagung; kalium; nitrogen; rock phosphate; tanah kering Diterima : 2 Februari 2023