43 | Arsir, Volume 7, Nomor 1, Juni 2023
Evaluasi Pasar Tradisional: Studi Kasus Pasar Rakyat Krueng Mane
Traditional Market Evaluation: Case Study of Pasar Rakyat Krueng Mane
Yenny Novianti
1
, Nur Aini
2
, Effan Fahrizal
3
1,2,3)
Program Studi Arsitektur, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh
yenny.novianti@unimal.ac.id
[Diterima 29/10/2022, Disetujui 18/2/2023, Diterbitkan 6/3/2023]
Abstrak
Pasar Rakyat Krueng Mane merupakan salah satu pasar tradisional dibangun pemerintah. Pasar
tradisional adalah bahagian dari sarana dan prasarana perekonomian di Indonesia. Akan tetapi,
keberadaannya semakin terkikis dengan pasar modern dan pemanfaatan pasar yang kurang optimal.
Pemerintah mencanangkan Program Revitalisasi Pasar, namun banyak yang mengalami kegagalan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfatan dan kriteria desain dari aspek fungsional
elemen standar ruang, aksesibilitas, zonasi dan fasilitas. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi
dengan penjabaran secara deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, metode yang digunakan
place centered mapping pada observasi lapangan, survei menggunakan kuesioner dan wawancara.
Analisis bersifat evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek yang dikaji belum efektif untuk
digunakan oleh pedagang maupun pembeli selama masa huninya. Oleh karena itu disarankan kriteria
desain berupa ukuran ruang dagang berdasarkan standar, lebar sirkulasi tidak bervariasi dalam artian
harus sesuai dengan standar, zonasi sebaiknya diberikan penanda yang jelas dan fasilitas untuk pasar
harus disediakan kembali supaya pasar yang telah dibangun dapat digunakan secara optimal.
Kata Kunci : evaluasi; fungsional; pasar tradisional; standar SNI
Abstract
The Krueng Mane People's Market is one of the traditional markets built by the government.
Traditional markets are part of the economic facilities and infrastructure in Indonesia. However, its
existence is increasingly being eroded by the modern market and the less than optimal use. The
government has launched a Market Revitalization Program, but many have failed. The purpose of this
study was to determine the use and design criteria of the functional aspects of standard elements of
space, accessibility, zoning and facilities. This study uses an evaluation method with a qualitative
descriptive elaboration. In collecting data, the method used is place centered mapping on field
observations, surveys using questionnaires and interviews. The results of the study indicate that the
aspects studied have not been effective for use by traders and buyers during their inhabited period.
Therefore, it is suggested that the design criteria are the size of the trading room based on the
standard, the width of the circulation does not vary in the sense that it must comply with the standard,
the zoning should be given a clear marker and the facilities for the market must be provided again so
that the market that has been built can be used optimally in the future.
Keyword: Evaluation; Functional; SNI Standard; Traditional Market
©Jurnal Arsir Universitas Muhammadiyah Palembang
p-ISSN 2580–1155
e-ISSN 2614–4034