Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol. 14, No. 2, September 2019 120 e-ISSN 2597-4963 dan p-ISSN 1858-4853 DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jim.v14i2.1989 Deteksi Gerakan Sebagai Bentuk Pengamanan Ruangan Kosong Memanfaatkan Teknologi Depth Stream Camera Achmad Teguh Wibowo 1) , Faris Mushlihul Amin 2) , Mohammad Khusnu Milad 3) Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Ampel JL. A. Yani No 117, Surabaya, 60237 E-Mail : atw@uinsby.ac.id 1) ; faris@uinsby.ac.id 2) ; m.milad@uinsby.ac.id 3) ABSTRAK Ruangan kosong bisa berupa ruangan penting untuk menyimpan dokumen atau barang yang dianggap penting dan dikhawatirkan terjadi pencurian barang atau orang yang memasuki ruangan tanpa ijin. Cara kerja sistem ini menempatkan kamera depth stream kedalam ruangan kosong tersebut kemudian aplikasi mengambil nilai per pixel ruangan tersebut yang disimpan kedalam bentuk array. Berikutnya nilai dari array yang didapat akan dijumlah dan diberi margin error sekitar 2 % untuk mendapatkan nilai batas atas dan batas bawah dari nilai pixel yang didapat. Setelah menetukan parameter batas atas dan batas bawah nilai pixel, kamera akan melakukan streaming gambar dari ruangan yang sudah dipasangi kamera depth stream sehingga mendapatkan nilai pixel secara realtime yang ditampung ke dalam array kedua dan menjumlah total nilai yang ditampung dari array kedua. Lalu nilai penjumlahan array kedua tersebut dibandingkan dengan nilai batas atas dan batas bawah yang didapat dari proses sebelumnya. Jika terdapat gerakan otomatis jumlah total array kedua dapat lebih atau kurang dari batas yang ditentukan, sehingga aplikasi dapat memberi pesan kepada pengguna jika ada gerakan didalam ruang tersebut. Sehingga prinsip dari Human Computer Interacion (HCI) yaitu membuat interaksi manusia dengan komputer terjadi seefisien mungkin dapat tercapai. Kata Kunci : Depth Stream Camera, Pixel, HCI 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Internet of Thing (IOT) saat ini sudah menjadi hal yang jamak dilakukan manusia. Hampir semua lini kehidupan manusia saat ini memanfaatkan IOT untuk mempermudah melakukan aktifitas kesehariannya. Saat ini kita biasa memanfaatkan jasa ojek online untuk berpergian, menggunakan mobile banking untuk melakukan transaksi keuangan daripada menunggu antrian di bank ataupun mesin atm. Dari contoh tersebut, manusia sudah sangat dipermudah dalam menjalani kehidupan karena bantuan dari teknologi. Saat ini perkembangan teknologi sudah sangat maju, perkembangan teknologi manusia dimulai sejak manusia mengenal api sampai saat ini yaitu revolusi industri 4.0 Pengertian teknologi sendiri adalah The application os scientific and other knowledge to practical task by ordered systems. that involve people and organizations, living things and machines(Pacey, 1983). Dari definis ini teknologi masih membutuhkan peran manusia, organisasi, kebudayaan untuk pemanfaatannya. Salah satu teknologi yang menarik adalah Human Computer Iteraction (HCI). HCI merupakan cabang ilmu komputer yang banyak mendapat perhatian untuk terus dikembangkan. Saat ini kebanyakan interaksi manusia dengan komputer hanya mengunakan mouse dan keyboard. Pemanfaatan HCI sendiri tidak hanya sebatas mouse dan keyboard bisa juga melingkupi Natural User Interface (NUI). Salah satu implentasi NUI yaitu Gesture Processing. Gesture merupakan salah satu jawaban atas keinginan para peneliti untuk memberikan pengalaman baru dalam hal interaksi manusia dengan komputer. Gesture atau bahasa tubuh adalah gerakan tubuh secara spontan yang biasanya menyertai komunikasi verbal. Bagian tubuh yang umum digunakan adalah tangan, jari, lengan, kepala, wajah, mata, alis dan badan(Loehr, 2004). Gesture processing adalah cara membaca gerakan tubuh manusia yang dapat diolah oleh komputer sebagai trigger (pemicu) untuk melakukan proses selanjutnya yang sudah dibuat terlebih dahulu. Dalam hal ini diperlukan suatu teknologi khusus yang mampu membaca dan menerjemahkan gerakan-gerakan yang dibuat oleh manusia menjadi suatu perintah yang dapat dibaca dan diproses oleh komputer. Teknologi ini biasa disebut kinect, kinect adalah alat yang terdiri dari kamera RGB, sebuah sensor inframerah dan sebuah kamera light source infra merah (depth camera)(Jarrett Webb, 2012). Kinect sendiri pada awalnya diciptakan untuk XBOX, dengan rekayasa perangkat lunak, kinect dapat digunakan untuk memproses pixel citra digital secara real time untuk pendeteksi ruangan kosong. Pixel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. Color depth adalah besaranya informasi data dari 1 satuan pixel. Setiap pixel berupa hitam, putih, abu-abu atau warna. Color depth dinyatakan dalam angka yang digunakan untuk menyatakan beberapa variasi warna yang mampu ditampilkan oleh suatu pixel yang dinyatakan secara kuantitatif(Majid, 2016).