155 Ahmad Rifa’i, Revitalisasi Fungsi Masjid dalam Kehidupan Masyarakat Modern REVITALISASI FUNGSI MASJID DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MODERN Ahmad Rifa’i* Abstract Mosque is a worship place for Muslim, especially for conducting prayer. Mosque is often called as Baitullah (Allah house) which has main function as a prayer place, pray, reciting Al-Qur’an, recitation and others worships. By analyzing historical data, this article explains that in Rasulullah era and early Islam generation, mosque has larger function, not only as a worship place, but also as a center of community’s activities as like learning place, economy development center, politic development center, dakwah center, and moral development center. Therefore, in the early phase, mosque role is really strategies so that it needs to be a model of revitalization of mosque role in modern era. Keywords; mosque, worship place, revitalization, activities center. Abstrak Masjid adalah tempat ibadah bagi umat Islam, khususnya dalam melakukan sholat. Masjid sering disebut juga Baitullah (rumah Allah), yang fungsi utamanya digunakan sebagai tempat sholat, berdoa, mengaji Al-Qur’an, pengajian dan ibadah yang lain. Dengan menganalisis data-data historis, tulisan ini menguraikan bahwa pada masa Rasulullah dan generasi Islam awal, masjid berfungsi lebih luas tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas masyarakat lainnya, seperti tempat belajar, pusat pengembangan ekonomi, pusat pengembangan politik, pusat dakwah, dan pusat pembinaan moral. Karenanya, pada fase awal peran masjid sangat strategis sehingga perlu menjadi model revitalisasi peranan masjid di era modern. Kata Kunci; masjid, tempat ibadah, revitalisasi, pusat aktivitas. A. Pendahuluan Masjid adalah rumah Allah, seperti makna yang tersirat dalam frman Allah; ُ َ ُ َ ُ ُ ُ ْ َ ِ َ َ ْ ُ َ َ َ ْ ُ ْ َ ُ اَ ِ َ ٍُُ ِ ٌ َ َ ِ ْ ِ ِ ْ ُ َ ٌ َ ِ )۳٦( ِ َ ْ َ ُ ُ ْ ِ َ ِ ۙ ِ َ ِ ءَ ِ َ ِ َ ِ َ ِ َ ِ اِ ْ ِ َْ ٌْ َ َ َ 1 )۳( ُ َ ْ َ ْ َ ُ ُ ُ ْ ِ ِ ُ َ ََ ً ْ َ َ ُ َ َ “Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama- Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan dari mendirikan shalat dan membayar zakat, mereka takut pada suatu hari yang (hari itu ) hati dan penglihatan menjadi goncang,”). Dengan demikian, masjid adalah rumah Allah yang dibangun agar umat mengingat, 1 Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya (Semarang, As Syifa, 1999). mensyukuri, dan menyembah-Nya dengan baik. Ibadah terpenting yang dilakukan di masjid adalah shalat yang merupakan tiang agama Islam dan kewajiban ritual sehari- hari, yang memungkinkan seorang muslim berjumpa dengan Tuhannya lima kali dalam sehari semalam. Shalat bisa dimisalkan dengan kolam spiritual yang menjadi tempat pembersihan dari segala macam dosa, noda, dan bekas-bekas kelengahannya, setiap hari lima kali. Masjid juga merupakan sarana ekspresi seni estetika dan budaya suatu bangsa. Realita yang dapat dilihat saat ini adalah banyak orang yang berlomba-lomba membangun dan menghias bangunan fsik masjid secara berlebihan, dengan mengabaikan fungsi utamanya dalam membina keimanan dan ketaqwaan masyarakat di sekitarnya. Ruh masjid adalah shalat, tetapi hari ini banyak