93 SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI UKSW 2018 PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI MERAH DAN HITAM PADA BEBERAPA SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN SUMBER NITROGEN Wikka Sasvita , Chairani Hanum* dan T. Sabrina Program Studi Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan *Email: hanum_chairani@yahoo.com ABSTRAK Teknik budidaya dan pemupukan merupakan alternatif dalam peningkatan pertumbuhan dan hasil padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan hasil padi merah dan hitam terhadap pengaruh sistem tanam jajar legowo dan sumber nitrogen. Penelitian dilaksanakan di Cengkeh Turi, Binjai dari bulan Februari - Juni 2017, menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama adalah sistem tanam yakni tunggal merah, tunggal hitam, sejajar, lorong, dan pagar. Faktor kedua adalah sumber nitrogen yang terdiri dari 3 taraf yaitu 100% urea, 100% Azolla, dan 50% urea + 50% Azolla. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sistem tanam dan sumber nitrogen meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai dan bobot gabah per plot. Kata kunci : padi, legowo, nitrogen, Azolla, bobot gabah PENDAHULUAN Padi merah dan hitam di Indonesia kurang mendapat perhatian, khususnya di daerah Sumatera Utara dikarenakan hasil padi ini masih rendah. Minat masyarakat untuk konsumsi beras merah dan hitam masih rendah karena kurangnya kesadaran atas kesehatan dan pemahaman mengenai budidaya padi merah dan hitam. Varietas padi merah Inpari 24 Gabusan dan padi hitam Cibeusi memiliki potensi hasil yang tinggi dan memiliki adaptasi yang baik untuk ditanam pada sawah dataran rendah sampai sedang. Secara morfologi varietas padi merah Inpari 24 Gabusan memiliki warna gabah kuning dan warna beras merah (Balitbangtan, 2016). Sedangkan padi hitam Cibeusi memiliki warna gabah kehitaman. Budidaya padi merah dan hitam perlu memperhatikan teknik budidaya dan pemeliharaan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil. Penanaman dengan sistem tanam jajar legowo yang digunakan adalah penanaman satu jenis padi dan menggabungkan dua jenis padi di dalam satu lahan percobaan antara lain tunggal merah, tunggal hitam, sejajar, lorong dan pagar. Sistem tanam tunggal merah yaitu hanya padi merah saja yang ditanam dalam plot, begitu juga dengan sistem tanam tunggal hitam, hanya padi hitam saja yang ditanam dalam plot. Sistem tanam sejajar yaitu menempatkan padi merah dan hitam pada posisi sejajar. Sistem tanam lorong yaitu padi merah dan hitam ditanam dalam posisi berlorong. Sedangkan sistem tanam pagar yaitu padi merah ditanam sebagai tanaman pagar mengelilingi padi hitam. Sistem tanam ini diterapkan dengan tujuan untuk memanfaatkan sumber daya secara optimal, meningkatkan hasil dan menghindari resiko kegagalan. Cara tanam jajar legowo merupakan salah satu teknologi penanaman padi berupa rekayasa teknik tanam dengan menempatkan semua baris tanaman berada dipinggir barisan, sehingga tanaman memperoleh cahaya matahari dan sirkulasi udara lebih baik dibanding dengan sistem tanam konvensional (Balitbangtan, 2013). Nitrogen diperlukan dalam jumlah tertentu untuk membangun sel-sel baru. Pembentukan protein dan asam nukleat terhambat jika nitrogen kurang didalam jaringan tanaman. Selanjutnya akan menghambat bahkan menghentikan pertumbuhan tanaman. Disamping itu, pada tanaman padi kecukupan nitrogen menstimulasi pertambahan anakan dan produksi padi. Upaya peningkatan produksi padi merah dan hitam memerlukan teknik budidaya dan pemeliharaan yang lebih baik. Beberapa sistem tanam jajar legowo antara lain tunggal merah,