https://abdi.ppj.unp.ac.id/index.php/abdi
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Volume 5 Nomor 2 2023, pp 205-211
ISSN: 2684-8570 (Online) – 2656-369X (Print)
DOI: https://doi.org/10.24036/abdi.v5i2.465
Received: December 19, 2022; Revised: May 10, 2023; Accepted: May 11, 2023
205
Meretas Waktu, Menggores Tinta: Pelestarian Kawasan
Bersejarah Lobang Jepang Kelurahan Gunung Pangilun
Sebagai Salah Satu Destinasi Pariwisata Sejarah Kota Padang
Ike Revita
1*
, Dhiant Asri
2
, Rika Handayani
3
, Ana Fitri Ramadani
4
, Selfi Mahat Putri
5
,
Rizky Amelya Furqan
6
1,2,3,4,5,6
Universitas Andalas
*Corresponding author, e-mail: ikerevita@hum.unand.ac.id.
Abstrak
Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran
masyarakat terhadap potensi yang mereka miliki, salah satunya berkaitan dengan situs bersejarah.
Dengan demikian masyarakat perlu mengetahui dan mengekspos situs budaya ataupun sejarah yang
mereka miliki. Pemeliharaan situs sejarah juga akan mengingkatkan kedasaran kesejarahan dalam
diri individu guna membangun rasa nasionalisme dan pelestarian dari peninggalan sejarah Lobang
Jepang di Kelurahan Tabiang Banda Gadang Kecamatan Nanggalo. Metode pelaksanaan
Pengabdian kepada Masyarakat yaitu pengambilan data yang dilaksanakan dengan menggunakan
metode sejarah dan sosialisasi yang dilaksanakan kepada masyarakat. Hasil dari pengabdian
tersebut menunjukan bahwasannya Lobang Jepang di Kelurahan Tabiang Banda Gadang memiliki
nilai sejarah, sehingga nantinya keberadaan situs ini dapat menjadi salah satu tujuan dari destinasi
wisata kesejarahan di Kota Padang. Keberadaan situs bersejarah Lobang Jepang ini juga dapat
dijadikan sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan rasa nasionalisme pada diri masyarakat
Kelurahan Tabiang Banda Gadang.
Keyword: Lobang jepang; Pariwisata; Sejarah.
Abstract
The purpose of Community Service is to provide knowledge and awareness of the community about
the potential they have, one of which is related to historical sites. Thus the community needs to
know and reveal the cultural or historical sites they have. The maintenance of historical sites will
also increase the historical basis within the individual in order to build a sense of nationalism and
restore the historical heritage of the Japanese Hole in Tabiang Village, Banda Gadang, Nanggalo
District. The method of implementing Community Service is data collection which is carried out
using historical methods and socialization which is carried out to the community. The results of this
dedication show that the Japanese Hole in Tabiang Banda Gadang Village has historical value, so
that later the existence of this site can become one of the destinations of historical tourist destinations
in the city of Padang. The relics of the historic site of the Japanese Lobang can also be used as a
means to increase a sense of nationalism in the people of Tabiang Banda Gadang.
Keywords: Lobang jepang; History; Tourism.
How to Cite: Revita, I. et al. (2023). Meretas Waktu, Menggores Tinta: Pelestarian Kawasan
Bersejarah Lobang Jepang Kelurahan Gunung Pangilun Sebagai Salah Satu Destinasi Pariwisata
Sejarah Kota Padang. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat , 5(2), 205-211.
This is an open access article distributed under the Creative Commons Share-Alike 4.0 International License. If you remix, transform, or build
upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original. ©2023 by author.
Pendahuluan
Bercerita mengenai sejarah perjuangan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan dari
bangsa penjajah, merupakan sebuah cerita yang panjang. Apalagi jika dilihat dari sisi sejarah yang ada dalam
perjuangan kemerdekaan pada setiap wilayah yang ada di Negara Indonesia. Situs sejarah yang ada pada
masyrakat juga dapat dijadikan sebagai situs pariwisata. Oleh karena itu penelusuran situs sejarah perlu
dilakukan untuk meningkatkan pengembangan situs pariwisata.