Jurnal Studi Al-Qur’an Vol. 19, No. 1, Tahun 2023 Membangun Tradisi Berfikir Qur’ani DOI:doi.org/10.21009/JSQ.019.1.05 Jurnal Studi Al-Quran, P-ISSN: 0126-1648, E-ISSN: 2239-2614 79 Konsep Zalim dalam Al-Qu’ran Tinjauan Pemikiran Tan Malaka Moch Rizal Umam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia Email: umamvanrizal121298@gmail.com Tulus Musthofa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia Email: tulus.mustafa@uin-suka.ac.id Dwi Wulan Sari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia Email: dwiwulansari76@gmail.com Article Accepted: November 02, 2022, Revised: January 17, 2023, Approved: January 18, 2023 Abstract Tyranny is a sin that has been explained in detail in the Qur'an. The form of tyranny today is still often developing in people's lives. This study aims to elaborate on Tan Malaka's thoughts regarding tyranny. This study uses a qualitative approach using library research and data collection techniques using documentation. The analysis technique used the descriptive-analysis method and then studied and connected with the character's thoughts, Tan Malaka. The results showed that Tan Malaka saw three forms of tyranny. 1) Every individual who did not get a decent job and did not get fair wages, 2) Did not get proper education, 3) Oppression of fellow human beings. According to Tan Malaka, the way to overcome this is through education: 1) providing sufficient weapons for the needs of life in the world of capital, 2) giving rights to students by way of association, and 3) showing obligations towards the kromo. Keywords: The concept of injustice, the Quran, Tan Malaka. Abstrak Kezaliman merupakan sebuah dosa yang telah secara detail dijelaskan dalam Al- Qur’an. Bentuk kezaliman masih sering berkembang di tengah kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi pemikiran Tan Malaka terkait konsep kezaliman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melalui penelitian library research serta teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi. Teknik analisa menggunakan metode deskriptif- analisis kemudian dikaji dan dihubungkan dengan pemikiran tokoh Tan Malaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tan Malaka memandang ada tiga bentuk kezaliman, 1) Setiap individu yang tidak memperoleh pekerjaan yang layak dan tidak memperoleh upah yang sesuai, 2) Tidak memperoleh pendidikan yang semestinya, 3) Penindasan terhadap sesama manusia. Adapun cara mengatasinya menurut Tan Malaka adalah melalui jalan pendidikan: 1) memberikan senjata yang cukup untuk kebutuhan kehidupan dalam dunia kemodalan, 2) memberikan hak kepada murid-murid dengan jalan pergaulan, 3) menunjukkan kewajiaban terhadap kaum kromo. Kata Kunci: Konsep zalim, Al-Qur’an, Tan Malaka.