Jurnal Kedokteran Hewan Yasmine Qurrota Ayunina, dkk P-ISSN : 1978-225X; E-ISSN : 2502-5600 157 VERIFIKASI UJI CEPAT KOMERSIAL Escherichia coli PADA CONTOH UJI DAGING SAPI BEKU Verification of Escherichia coli Commercial Rapid Test Kit on Frozen Meat Yasmine Qurrota Ayunina 1,2 *,Trioso Purnawarman 3 , dan Surachmi Setiyaningsih 3 1 Program Studi Kesehatan Masyarakat Veteriner Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor 2 Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Jakarta 3 Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, Bogor *Corresponding author: yasminequrrota@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menilai kinerja dan kesesuaian uji cepat komersial dibandingkan dengan uji konvensional melalui proses verifikasi. Dalam penelitian ini digunakan daging sapi beku dari sampel rutin laboratorium yang dibagi menjadi kelompok alami, kelompok bakteri rendah, kelompok bakteri sedang, kelompok bakteri tinggi, dan kelompok kontrol. Setiap kelompok dilakukan sembilan ulangan. Keseluruhan contoh uji dilakukan pengujian Escherichia coli (E. coli) dengan metode konvensional (SNI 2897: 2008) dan metode uji cepat komersial. Hasil uji E. coli dari kedua metode dihitung dengan beberapa kriteria unjuk kerja yaitu; presisi, sensitivitas, spesifisitas, positif palsu, negatif palsu, dan kappa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji cepat komersial memiliki presisi yang baik yaitu dengan rata-rata standar deviasi relatif sebesar 0,103. Sensitivitas; spesifisitas; negatif palsu; positif palsu; dan nilai kappa masing-masing adalah 94,44%; 100%; 5,56%; 0%; dan 0,872. Hasil ini menunjukkan uji cepat komersial memiliki kinerja yang sama dengan metode konvensional. Perhitungan uji komparatif dengan student test menunjukkan metode uji cepat komersial dan metode konvensional menunjukkan kesesuaian pada kelompok natural, kelompok bakteri rendah, dan sedang. ____________________________________________________________________________________________________________________ Kata kunci: verifikasi, uji cepat E. coli, sensitivitas, presisi ABSTRACT This study was aimed to assess the performance and suitability of commercial rapid test compared to the conventional test through verification process. This study used frozen meat from laboratory routine samples which divided into five groups, those were: natural group, low bacteria level group, medium bacteria level group, high bacteria level group, and control group, each sample test performed 9 replicates. All samples were tested for E. coli by conventional method (SNI 2897:2008) and commercial rapid test method. E. coli test result from both methods was calculated as precision (relative standard deviation), sensitivity, specificity, false negative, false positive, and kappa. The results showed that the commercial kit test had good precision with relative standard deviations score was 0.103. The sensitivity, specificity, false negative, false positive, and kappa score were 94.44%, 100%, 5.56%, 0%, and 0.872, respectively, indicates an equal performance with conventional method. The t student test showed that commercial rapid test method and conventional method had suitability on natural group, low bacteria levels group and medium bacteria level group. ____________________________________________________________________________________________________________________ Key words: verification, E. coli commercial kit test, sensitivity, precision PENDAHULUAN Arus bongkar muat barang di pelabuhan Tanjung Priok sangat padat dan tuntutan penyelesaian layanan dengan cepat maka karantina membutuhkan metode uji cepat dalam melaksanakan tugasnya. Pengertian uji cepat saat ini tidak hanya sebagai metode yang dapat mendeteksi lebih cepat namun kemudahan dalam proses pengujian beberapa jenis sampel sekaligus (Jasson et al., 2010). Sebagai salah satu laboratorium yang terakreditasi terhadap pelaksanaan ISO/IEC 17025 sebelum penerapan metode uji cepat menggantikan uji konvensional, pelaksanaan verifikasi (validasi sekunder) sebagai salah satu syarat teknis harus dilakukan. Menurut Feldsine et al. (2002), validasi adalah sebuah proses pembuktian suatu metode baru yang memiliki kerja yang sama dengan metode uji konvensional. Terdapat dua jenis validasi yaitu validasi primer dan validasi sekunder atau verifikasi. Validasi primer adalah validasi terhadap suatu metode uji yang benar-benar baru atau modifikasi dari metode konvensional. Verifikasi atau validasi sekunder merupakan penerapan suatu metode uji yang telah diakui pada suatu laboratorium. Verifikasi dilakukan untuk menegaskan kemampuan laboratorium dalam penerapan metode ini serta sebagai jaminan mutu sebuah laboratorium terhadap hasil pengujian yang dilakukan (Sartory, 2005). Bakteri Escherichia coli (E. coli) merupakan salah satu agen yang dapat terbawa oleh komoditas yang melalui pelabuhan Tanjung Priok. Terdapat sebuah perangkat uji cepat E. coli yang perlu dilakukan verifikasi sebelum diterapkan secara rutin menggantikan uji konvensional di laboratorium karantina hewan Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok. Penelitian ini bertujuan mengetahui kerja uji cepat komersial serta menganalisis tingkat kesesuaian uji cepat dibanding uji konvensional melalui proses verifikasi untuk diaplikasikan secara rutin di Laboratorium Karantina Hewan BBKP Tanjung Priok. Manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai jaminan mutu dari hasil uji yang dikeluarkan laboratorium dan sebagai gambaran pelaksanaan proses verifikasi di laboratorium lain. MATERI DAN METODE Penelitian ini merupakan percobaan laboratorium yang dirancang dalam rangka memenuhi persyaratan