1 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA VOLI MELALUI PERMAINAN VOLSAL PADA SISWA SD Lisa, Fitriana Puspa Hidasari, Mimi Haetami Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi FKIP Untan e mail :lisalisa42017@gmail.com Abstract :Efforts to improve learning outcomes passing on volley ball through volleyball games directly targeted at students into focus the problems on this research. The method in this research include research on the subject, the research variables, the cycle of research, data and the method of data collection, data analysis techniques and indicators of success. This classroom action research subjects are 20 students.Results from studies of student learning outcomes in passing on through the game volsal in the first cycle with the lowest value of 50, the highest score of 92, the average value of 73 to the medium category, and classical completeness 50%. On the implementation of the second cycle of the data obtained with the lowest value of 67, the highest score of 92, the average value of 83 with good category, and classical completeness 90%, learning passingon studentoutcomes,reaching 80%. Keywords: volleyball, volleyball, passing, pasing on, volsal. Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan yang berisikan serangkaian materi pelajaran yang memberikan konstribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari dalam upaya meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani peserta didik. Oleh karena itu penyelenggaraan penjas harus lebih dikembangkan ke arah yang lebih optimal sehingga peserta didik akan lebih kreatif, inovatif, terampil, dan memiliki kebiasaan hidup sehat dan aktif yang dapat menggiring pada kesegaran jasmani, serta memiliki pengetahuan dan pemahaman manusia. Pendidikan jasmani yang merupakan bagian pendidikan keseluruhan, pada hakikatnya adalah proses interaksi antara peserta didik (anak) dengan lingkungan yang dikelola melalui aktifitas jasmani secara sistematis menuju pembentukan manusia yang seutuhnya. Aktifitas jasmani tersebut dapat diartikan sebagai peserta didik untuk meningkatkan ketrampilan motorik dan fungsional. Dengan kata lain, prinsip-prinsip pembelajaran pendidikan jasmani yang dikembangkan haruslah dapat memacu pada pembentukan, pengembangan dan peningkatan kualitas kemampuan unsur-unsur kognitif, afektif dan psikomotorik. Sesuai dengan makna pendidikan jasmani yaitu pendidikan melalui aktifitas fisik, maka salah satu prioritas utama tujuan yang ingin dicapai dalam penjas adalah penguasaan ketrampilan motorik. Oleh sebab itua aktivitas yang diberikan hendaknya mampu membangkitkan dan memberikan kesempatan kepada anak untuk aktif dan kreatif, serta mampu menumbuh kembangkan potensi dan motorik anak. Dengan demikian, selama anak mengikuti proses belajar penjas secara langsung akan dapat merangsang terpacunya suatu penguasaan ketrampilan motorik pada umumnya dan ketrampilan cabang olah raga tertentu pada khususnya. Penyelenggaraan pendidikan jasmani di sekolah dasar selama ini berorientasi pada pengajaran cabang-cabang olahraga brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran