80 |
© 2022 by the authors.
Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of
the Creative Commons Attribution (CC BY NC) license
Jurnal Penelitian Medan Agama, Volume 13, Nomor 02, 2022
Prinsip Eror Elimination dan Pergeseran Paradigma Dalam
Perkembangan Ilmu Pengetahuan
Error Elimination Principle and Paradigm Shift in The Development
of Science
Abstract
The development of science continues to experience a revolution at all times. The era of logical
positivism began with the criteria of observable, repeatable, measurable, testable and
predictable science. This criterion has implications for the division of meaningfull and
meaningless arguments. This was later criticized by Karl R Popper and Thomas Kuhn with the
elimination error and paradigm shift. This article attempts to unravel the elimination error and
paradigm shift in the development of science with library research using a descriptive analysis
approach, it was found that not all general theories can be proven true through verification
where the process of developing science is by eliminating the possibility of errors or errors and
the development of science applies. through the so-called scientific paradigm.
Keywords: Logical Positivism, Verification, Elimination, Paradigm
Abstrak
Perkembangan ilmu pengetahuan terus mengalami revolusi pada setiap masa. Di awali era
positivisme logis dengan kriteria ilmu pengetahuan observable, repeatebale, measurable,
testable dan predictable. Kriteria ini berimplikasi pada pembagian argument meaningfull dan
meaningless. Hal ini yang kemudian dikritik oleh Karl R Popper dan Thomas Kuhn dengan
eror elimination dan pergeseran paradigma. Artikel ini berusaha mengurai eror elimination dan
pergeseran paradigma dalam perkembagan ilmu pengetahuan dengan penelitian library
research menggunakan pendekatan deskriptif analisis, ditemukan bahwa tidak semua teori
umum dapat dibuktikan kebenaranya melalui verifikasi dimana proses pengembangan
ilmu adalah dengan jalan eliminasi terhadap kemungkinan kekeliruan atau kesalahan
dan perkembangan sains berlaku melalui apa yang disebut paradigma ilmu.
Kata Kunci: Positivisme Logis, Verifikasi, Eliminasi, Paradigma
1. PENDAHULUAN
Perkembangan ilmu pengetahuan terus berubah dari masa kemasa. Terkhusus
pada abad ke-20 dengan munculnya gerakan Viena Circle di (Inggris) atau Wiener
Kreis di (Jerman).(Muslih, 2019b, p. vi) Gerakan ini membawa pandangan
neopositivesme atau positivism logis, yang berusaha untuk menyatukan
keanekaragaman ilmu pengetahuan, dengan bahasa dan cara kerja ilmu-ilmu alam.
Upaya ini direalisasikan dengan memberikan kriteria yang ketat untuk menetapkan
apakah suatu pernyataan adalah benar, salah baik meaningfull ataupun meaningless.
Muhammad Sofian Hidayat
*
, M Ammar Tsaqib
Universitas Darussalam Gontor Ponorogo;
* Correspondence: muhammadsofian1997@unida.gontor.ac.id; Tel.: (+62) 857 8982 3884
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/medag/
Jurnal Penelitian Medan Agama Volume 13, Nomor 02, 2022 | ISSN : 1693-0673, e-ISSN : 2655-2663
Received : 08-11-2022 | Reviewed : 09-11-2022 | Accepted : 01-12-2022| | Page : 80-88