Volume 1, Number 2, 2021
doi: 10.24252/corejournal.v%vi%i.21327
e- ISSN : 2774-969X
http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/corejournal
© author(s)
CORE
JOURNAL
Community Research of Epidemiology
The Relationship between Prolanis and Hypertention in the Working
Area of Puskesmas Betoambari BauBau City
Hubungan Program Prolanis dengan Pengendalian Penyakit Hipertensi
di Wilayah Kerja Puskesmas Betoambari Kota BauBau
Ni’ma Meilani
1*,
Eky Endriana Amiruddin
2
, Fitriani
3
, Nurhudayah
4
, Kasmiati
5
Afiliasi
1,2,3,4,5
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin,Bau-bau
Korespondensi
Email : nima.meilani@yahoo.co.id
Abstract
Data from Puskesmas Betoambari show hypertension is often in the top 10 highest diseases in the puskesmas with increasing in cases in
the last 3 years. In 2016 the number of cases was 109 cases, in 2017 was 580 cases and in 2018 was 580 cases. The purpose of this
study is to know the relationship between Prolanis program, gymnastics, and hypertension controliing in the working area of Puskesmas
Betoambari Baubau City. This is analytical observational with cross sectional study design. The population of this study is all participants
Prolanis with hypertension in the puskesmas numbered 40 people. This study find that there is a relationship between the Prolanis and
hypertension controlling in the working area of Puskesmas Betoambari. Puskesmas officers need to maximalize prolanis activities in order to
motivate the community to follow every activity carried out to lower blood pressure.
Key words : Gymnastics; Hypertension; Prolanis,
Abstrak
Data Puskesmas Betoambari menunjukkan hipertensi sering masuk dalam 10 besar penyakit tertinggi di puskesmas dengan
peningkatan kasus dalam 3 tahun terakhir. Pada tahun 2016 jumlah kasus sebanyak 109 kasus, tahun 2017 sebanyak 580 kasus dan
tahun 2018 sebanyak 580 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara program Prolanis, senam, dan
pengendalian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Betoambari Kota Baubau. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik
dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta Prolanis penderita hipertensi di Puskesmas
yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan antara Prolanis dengan pengendalian hipertensi di
wilayah kerja Puskesmas Betoambari. Petugas Puskesmas perlu memaksimalkan kegiatan prolanis agar dapat memotivasi
masyarakat untuk mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan untuk menurunkan tekanan darah.
Kata Kunci: Hipertensi: Prolanis; senam
Article History
Received : 08/06/2021
Accepted : 12/06/2021
Published : 25/06/2021