Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ) Jurnal Teknik Sipil UKIPaulus-Makassar Volume 5 Issue 2, Juni 2023 e-ISSN 2775-4529 p-ISSN 2775-8613 303 Pengaruh Penambahan Abu Ijuk Pada Beton Normal Ika Tangma’ti * 1 , Frans Phengkarsa* 2 , Lisa Febriani *3 *1 Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Indonesia Paulus, Indonesia, datupuangermita@gmail.com *2,3 Dosen Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Indonesia Paulus, Indonesia, Fphengkarsa@hotmail.com *2 dan lisa@ukipaulus.ac.id *3 Corresponding Author: datupuangermita@gmail.com Abstrak Beton merupakan salah satu bahan bangunan yang paling umum digunakan di sektor industri. Hal inilah yang mendorong pemanfaatan abu ijuk sebagai bahan tambah pada beton. Ijuk yang kurang dimanfaatkan dan dibiarkan begitu saja memunculkan ide baru yaitu memanfaatkan ijuk tersebut sebagai bahan tambah pada beton. Metode American Concrete Institute (ACI) digunakan untuk menyiapkan sampel. Pengujian dilakukan bila beton telah melewati waktu penahanan yaitu 7, 21 dan 28 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan abu ijuk 3%, 6% dan 9% terhadap kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas. Pada penelitian ini direncanakan mutu beton yaitu 50 MPa. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat tekan beton untuk variasi persentase 0%, 3%, 6% dan 9% secara berturut-turut sebesar 26,893 MPa, 26,799 MPa, 21,892 MPa dan 19,061 MPa, pengujian kuat tarik belah untuk variasi persentase 0%, 3%, 6%, dan 9% secara berturut-turut sebesar 2,453 MPa, 2,430 MPa, 2,170 MPa dan 1,887 MPa, dan pengujian modulus elastisitas untuk variasi persentase 0%, 3%, 6% dan 9% secara berturut-turut sebesar 22209,358 MPa, 21064,331 MPa, 19496,646 MPa dan 18971,406 MPa.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan penambahan abu ijuk sebagai bahan tambah mengalami penurunan seiring bertambahnya variasi persentase abu ijuk. Kata Kunci : Abu Ijuk, Beton Normal, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Modulus Elastisitas. Abstract Concrete is one of the most commonly used building materials in the industrial sector. This is what encourages the use of palm fiber ash as an added ingredient in concrete. Palm fiber which is underutilized and left alone gives rise to a new idea, namely to use the palm fiber as an added ingredient in concrete. The American Concrete Institute (ACI) method was used to prepare the sample. The test is carried out when the concrete has passed the holding time of 7, 21 and 28 days.. The purpose of this study was to determine the effect of adding 3%, 6% and 9% palm fiber ash on compressive strength, split tensile strength and modulus of elasticity. In this research, the concrete quality is planned to be 50 MPa. From the test results, it was obtained that the concrete compressive strength values for the percentage variations of 0%, 3%, 6% and 9% were respectively 26.893 MPa, 26.799 MPa, 21.892 MPa and 19.061 MPa, split tensile strength test for percentage variations of 0%, 3 %, 6%, and 9% respectively 2.453 MPa, 2.430 MPa, 2.170 MPa and 1.887 MPa, and testing the modulus of elasticity for the percentage variation of 0%, 3%, 6% and 9% respectively 22209, 358 MPa, 21064.331 MPa, 19496.646 MPa and 18971.406 MPa. From the proceeds of the study it can be concluded that the use