Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: 2460-657X Korespondensi: Rizky Prasetyo, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung, Jl. Hariang Banga No. 2, Bandung, Jawa Barat, E-mail: rizkyprasetyo868@yahoo.com 721 Hubungan Kadar Gula Darah Postprandial dan Penyakit Arteri Koroner pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RS Al Ihsan Bandung tahun 2016-2017 Rizky Prasetyo 1 , Mohammad Rizki Akbar 2 , Susan Fitriyana 3 1 Program Studi Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung, 2 Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular,Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, 3 Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Abstrak Kadar gula darah postprandial yang tinggi pada pasien DM dapat mengakibatkan pembentukan aterosklerosis yang berujung terjadinya penyakit arteri koroner karena pada saat memasukan makanan terjadi peningkatan oksidasi LDL dan langsung berkorelasi dengan disfungsi endotel yang dapat menyebabkan pembentukan thrombosis. Sebagian besar pasien DM tipe 2 dapat terjadi pembentukan aterosklerosis yang mengakibatkan penyakit arteri koroner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar gula darah postprandial pasien diabetes melitus tipe 2 dan penyakit arteri koroner di Rumah Sakit Al-Ihsan tahun 2016-2017. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain potong lintang studi dengan jumlah subjek 68 orang yang diambil dibagian poli rawat inap. Subjek penelitian pasien diabetes melitus tipe 2 yang di rawat inap di RS Al Ihsan usia >18 th . Hasil penelitian menunjukan bahwa Penderita diabetes melitus tipe 2 memiliki yang kadar gula darah postprandial (<200) adalah 4 responden, 64 responden memiliki kadar gula darah postprandial (>200). Simpulan terdapat hubungan antara glukosa darah 2 jam postprandial pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan kejadian penyakit arteri koroner di Rumah Sakit Al Ihsan pada tahun 2016-2017 dengan p-value 0,04. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Gula darah Postprandial, Penyakit Jantung Koroner Relationship Between Postprandial Blood Sugar Levels and Coronary Artery Disease in Patients Diabetes Mellitus Type 2 At Al Ihsan Hospital Bandung 2016-2017 Abstract High postprandial blood sugar levels in DM patients can lead to the formation of atherosclerosis which results in the occurrence of coronary artery disease because at the time of entering food there is an increase in LDL oxidation and directly correlates with endothelial dysfunction that can lead to thrombosis formation. Most patients with type 2 diabetes may develop atherosclerosis resulting in coronary artery disease. The purpose of this study was to determine the correlation between postprandial blood sugar level of type 2