19 Jurnal Manajemen Komunikasi, Volume 7, No. 1, October 2022, page 19-38 https://doi.org/10.24198/jmk.v7i1.37721 Submitted: Submitted: January 2022, January 2022, Revised: Revised: August 2022, August 2022, Accepted: Accepted: August 2022, August 2022, Published: Published: October 2022 October 2022 ISSN: 2548-3242 (printed), ISSN: 2549-0079 (online). Website: http://jurnal.unpad.ac.id/manajemen-komunikasi Register with CC BY NC SA license. Copyright © 2022, the author(s) Correspondence: Muhammad Syukron Anshori, M.I.Kom., Faculty of Social and Political Sciences Universitas Teknologi Sumbawa. Jl. Olat Maras, Batu Alang, Kec. Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 84371. Email: syukron.anshori@uts.ac.id Communication strategy of The Regional Agency for Disaster Management of Sumbawa Regency in disaster mitigation Muhammad Syukron Anshori 1 , Husnul Hatima 2 , Ajeng Lestari 3 1,2,3 Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Teknologi Sumbawa, Sumbawa, Indonesia ABSTRACT Disaster management is needed to minimize the impact of disasters. It aims to prepare and educate people living in disaster-prone areas to be better prepared to respond to the impact of disasters. Sumbawa Regency is an area prone to natural disasters such as earthquakes, foods, fres, landslides, and others. The Regional Agency for Disaster Management (BPBD) of Sumbawa Regency is to implement a program called “Desa Tangguh Bencana” to improve disaster mitigation management in Sumbawa. This study aims to determine the communication strategy of disaster mitigation planning by BPBD of Sumbawa Regency, early 2020– 2021. This study uses descriptive methods and data collection techniques by observation and in-depth interviews with the initiators of the program and their efectiveness in tackling the impact of disasters. The study results showed that communication strategy is the main point of successful program implementation by selecting communicators with scientifc credibility, expertise, professionals related to disasters, and good public speaking skills. The targets are the village government and, of course, the people who directly feel the impact of the disaster. A communication platform is used to introduce the program to the community using face-to-face meetings such as outreach and campaigns through social media, using a website network to reach the general public to get information regarding the program’s presence. The content of the information submitted in this program is information related to disaster mitigation, stages, and implementation carried out by BPBD in dealing with disasters for people whose living areas are often afected by natural disasters. Keywords: Communication strategy; disaster management; disaster mitigation; natural disasters; regional disasters Strategi komunikasi Badan Penganggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa dalam mitigasi bencana ABSTRAK Penanggulangan bencana diperlukan untuk meminimalkan dampak bencana. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan dan mendidik masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar lebih siap menghadapi dampak bencana. Kabupaten Sumbawa merupakan daerah yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, tanah longsor, dan lain-lain. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan program “Desa Tangguh Bencana” sebagai salah satu upaya peningkatan penanggulangan bencana di Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi perencanaan penanggulangan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, awal 2020–2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara mendalam dengan para penggagas program dan keefektifannya dalam menanggulangi dampak bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi merupakan poin utama keberhasilan pelaksanaan program dengan memilih komunikator yang memiliki kredibilitas ilmiah, keahlian, dan profesional terkait kebencanaan, disertai dengan kemampuan public speaking yang baik. Sasarannya adalah pemerintah desa dan tentunya masyarakat yang langsung merasakan dampak bencana. Platform komunikasi digunakan untuk memperkenalkan program kepada masyarakat melalui pertemuan tatap muka seperti sosialisasi dan kampanye melalui media sosial, menggunakan jaringan website untuk menjangkau masyarakat umum untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan program. Isi informasi yang disampaikan dalam program ini adalah informasi terkait mitigasi bencana, tahapan, dan implementasi yang dilakukan BPBD dalam menangani bencana bagi masyarakat yang wilayah tempat tinggalnya sering terkena bencana alam. Kata-kata kunci: Bencana alam; bencana daerah; manajemen bencana; mitigasi bencana ; strategi komunikasi