78 | Page Sopwandin, Manajemen Pemasaran Pondok.... Vol. 4 No. 2, Desember 2019 J-MPI homepage: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jmpi/index Manajemen Pemasaran Pondok Pesantren Berbasis Program Pengabdian Masyarakat Iwan Sopwandin Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung e-mail: iwansopwandin8@gmail.com Abstract. This study aims to describe the marketing management of Al-Fadlliyah Islamic boarding school. Marketing at this pesantren focuses on a cooperative approach and community service, so that not only the pesantren cottage benefits, but the community also benefits from the activity. This research method uses qualitative research with case study research type. Data collection techniques used are: interview, observation and documentation. The results show that: 1) the marketing management process at this boarding school is through 4 stages, namely: planning, implementing, monitoring and evaluating; 2) Implications of marketing management of Islamic boarding schools, namely: a) Islamic boarding schools have a good image in the community, b) an increase in the number of students, especially from regions originating from locations where PPM is conducted. Keyword. Marketing; Islamic Boarding School; Community Service Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen pemasaran pondok pesantren Al-Fadlliyah. Pemasaran di pesantren ini berfokus pada pendekatan kerjasama dan pengabdian pada masyarakat, sehingga bukan hanya pondok pesantren yang diuntungkan, tetapi masyarakat juga mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu: teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasilnya menunjukan bahwa: 1) proses manajemen pemasaran dipondok pesantren ini melalui 4 tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi; 2) Implikasi manajemen pemasaran pondok pesantren, yaitu: a) Pondok pesantren memiliki citra yang baik dimasyarakat, b) adanya kenaikan jumlah santri khususnya dari daerah yang berasal dari lokasi tempat PPM dilaksanakan. Kata Kunci. Pemasaran; Pesantren; Pengabdian Masyarakat Copyright © JMPI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. All Right Reserved. This is an open access article under the CC BY-NC-ND license (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/). A. PENDAHULUAN Seiring berjalannya waktu, pondok pesantren hari ini sedang mengalami kepercayaan diri yang sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari semakin bertambahnya kepercayaan masyarakat menitipkan anak-anaknya kepada pesantren. Hal ini setidaknya bisa dilihat dari peningkatan jumlah pondok pesantren di Indonesia. Data Kementerian Agama tahun 2015 misalnya, menunjukkan jumlah pesantren yang tercatat di Kementerian Agama sebanyak 25.785. Jumlah ini jauh meningkat dibanding data 1997, yang tercatat baru sebanyak 4.196 buah (Muadin, 2017). Pesantren merupakan lembaga pendidikan atau sekolah Islam tertua di indonesia dan termasuk salah satu dari 3 tipe sekolah Islam di indonesia. Maintaining their status as private educational institutions, pesantrens are the bastion of Islamic knowledge and the main provider of Islamic scholars and teachers. They focus on the transmission of the classical Islamic