E-ISSN : 2579-9258 Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika P-ISSN: 2614-3038 Volume 05, No. 03, November 2021, pp. 2989-2997 2989 Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Model Discovery Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik SMP Kabupaten Kampar Muhammad Abdi 1 , Atma Murni 2 , Sehatta Saragih 3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau Jl. Bina Widya Simpang Baru, Pekanbaru abdireuss@gmail.com Abstract This research is motivated by the low ability of students to solve mathematical problems (KPMM) and apply of learning tools in accordance with the demands of the 2013 curriculum. This device produces learning tools with discovery learning models to improve students' KPMM. The development model used is the 4-D model with validity instruments in the form of syllabus validation sheets, lesson plans, and student worksheets as well as practical instruments in the form of student response questionnaires. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires and observations. Data were analyzed using analysis techniques of validity and analysis of practicality. From the results of data processing, the average validity of the silabus is 96.67%; RPP that is 92.68%; LKPD that is 96.08%. The average student response questionnaire results in the limited trial was 94.04% with the very practical category. It can be concluded that the learning tools developed have been valid and practical as an effort to improve students' KPMM. Keywords: learning media, discovery learning, mathematical problem-solving ability Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) peserta didik dan menerapkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Perangkat ini menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model discovery learning untuk meningkatkan KPMM peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D dengan instrumen validitas berupa lembar validasi silabus, RPP, dan LKPD serta instrumen praktikalitas berupa angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket dan observasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kevaliditan dan analisis kepraktisan. Dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata hasil validitas silabus yaitu 96,67%; RPP yaitu 92,68%; LKPD yaitu 96,08%. Rata-rata hasil angket respon peserta didik pada uji coba terbatas adalah 94,04% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah valid dan praktis sebagai upaya meningkatkan KPMM peserta didik. Kata kunci: perangkat pembelajaran, model discovery learning, kemampuan pemecahan masalah Copyright (c) 2021 Muhammad Abdi, Atma Murni, Sehatta Saragih Corresponding author: Atma Murni Email Address: Murni_atma@yahoo.co.id (Jl. Bina Widya Simpang Baru, Pekanbaru) Received 11 December 2020, Accepted 13 September 2021, Published 17 September 2021 PENDAHULUAN Hasil dari The Trend International Matematics and Science Study (TIMSS) tahun 2015 menunjukkan bahwa peserta didik Indonesia berada pada peringkat 45 dari 50 negara di dunia, sejalan dengan itu hasil Program for International Student Assement (PISA) tahun 2015 menujukkan bahwa peserta didik Indonesia menempati peringkat 64 dari 65 negera peserta (OECD, 2013). Faktor yang menjadi penyebab rendahnya prestasi peserta didik Indonesia dalam PISA yaitu lemahnya kemampuan peserta didik dalam memecahkan suatu masalah. Soal yang diujikan dalam PISA terdiri atas 6 level (level 1 terendah dan level 6 tertinggi) dan aspek yang dinilai adalah kemampuan pemahaman, pemecahan masalah, penalaran dan komunikasi. Sedangkan peserta didik Indonesia hanya terbiasa dengan soal-soal rutin pada level 1 dan level 2.