Jurnal Komunikasi Visual Wimba Volume 14, No. 1, 2023, Hal. 45-59 45 ANALISIS BENTUK STEREOTIP MASKULINITAS PADA VISUAL TOKOH UTAMA LAKI-LAKI DALAM BUKU CERITA ANAK TERBITAN LET’S READ! INDONESIA Kaira Ashanala Sulasmoro, Riama Maslan Sihombing, Naidi Atika Zundaro Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10, Bandung email: kairakadarisman@gmail.com ABSTRAK Diskriminasi gender dalam bentuk stereotip pada laki-laki merupakan isu yang kurang dibahas. Untuk memenuhi tuntutan menjadi seorang “laki -laki sejati”, mereka digeneralisasi ke dalam stereotip seperti: watak yang kasar, agresif, larangan untuk menunjukkan sifat yang lemah, hingga melakukan pekerjaan dan kegiatan yang mengandalkan kekuatan dan berada di ruang publik. Let’s Read! Indonesia merupakan sebuah organisasi asal Asia dengan perpustakaan digital yang mampu mengangkat isu-isu berat seperti kesetaraan gender, sehingga dapat menjadi media bagi anak untuk belajar, serta menjadi sarana penyampaian rekonstruksi stereotip maskulinitas sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis visual tokoh utama laki-laki dalam buku-buku Let’s Read! Indonesia dan apabila penggambaran tokoh-tokoh tersebut memiliki stereotip maskulinitas atau tidak. Visual pada tokoh-tokoh dianalisis menggunakan metafungsi ideasional, yang menganalisis visual bentuk karakteristik (ekspresi dan sikap, penampilan), kegiatan yang dilakukan, dan ruang beraktivitas. Dari lima buku yang diteliti, ditemukan adanya bentuk stereotip maskulinitas pada tiga tokoh utama dan pertentangan terhadap stereotip maskulinitas pada dua tokoh utama lainnya. Kata Kunci: gender, maskulinitas, visual, tokoh laki-laki, buku cerita anak ABSTRACT Gender discrimination in the form of stereotyping towards males is an issue that is often overlooked. In order to meet the demands of being a “real man”, men are often generalized into stereotypes such as: acting rough, aggressive, forbidden to show weakness, and are expected to do jobs and activities that rely more on physical strength and exist in public spaces. Let’s Read! Indonesia is an organization from Asia with a digital library for children that is able to address heavy issues such as gender equality, providing a platform for children to learn while also being a means to reconstruct masculine stereotypes from an early age. This research aims to analyse the visual representation of male main characters in Let’s Read! Indonesia’s books and determine whether these depictions embody masculine stereotypes or not. The characters’ visuals were analysed using the ideational metafunction, which examines their characteristic form (expression, attitude, and appearance), activities, and the activity space. From the five books that were examined, three of the main characters were found to exhibit masculine stereotypes, while the other two exhibited conflicting characteristics towards masculine stereotypes. Keywords: gender, masculinity, visual, male character, children’s book PENDAHULUAN Isu kesetaraan gender berupa diskriminasi dalam bentuk stereotip tidak hanya terjadi pada kaum perempuan saja yang sering kali direndahkan akibat kebudayan patriarkisme yang mengutamakan kedudukan laki-laki dan mengeneralisasi perempuan sebagai kaum yang lemah-lembut. Diskriminasi akan satu kaum gender tidak hanya merugikan satu pihak tersebut saja, namun juga merugikan semua pihak lainnya, dimana dengan adanya stereotip terhadap feminitas maka secara