https://abdi.ppj.unp.ac.id/index.php/abdi
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Volume 5 Nomor 1 2023, pp 101-108
ISSN: 2684-8570 (Online) – 2656-369X (Print)
DOI: https://doi.org/10.24036/abdi.v5i1.394
Received: September 22, 2022; Revised: March 10, 2023; Accepted: March 11, 2023
101
Pengelolaan Limbah Organik Petani Untuk Mengatasi
Kelangkaan Pupuk Bersubsidi
Widya Prarikeslan
1*
, Rery Novio
1
, Desri Nora
2
1,2,3
Universitas Negeri Padang
*Corresponding author, e-mail: widya_geo@fis.unp.ac.id.
Abstrak
Artikel tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan bapak petani dalam mengolah
sisa tanaman menjadi barang yang bermanfaat serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan
masyarakat dalam hal memilah dan mengelola sampah. Aspek yang terlihat dari proses pengolahan
limbah pertanian ini. Kegiatan ini dilakukan di Jorong Taluak Cupak, Kabupaten Solok dan Silang
Bawah, Kota Padang Panjang. Peserta yang terlibat adalah ibu dan bapak petani yang diwakili oleh
20 orang. Bentuk kegiatannya adalah melakukan pelatihan terkait pemilahan sampah dan
melakukan pelatihan terkait pengelolaan sisa tanaman menjadi eko-enzim yang dapat digunakan
sebagai pupuk organik. Tahap pelaksanaan diawali dengan tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan
diakhiri pada tahap monitoring dan evaluasi. Hasil pelatihan yang dilakukan di Nagari Cupak
Kabupaten Solok dan Silaing Bawah Kota Padang Panjang adalah enzim ramah lingkungan yang
dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti membersihkan rumah, buah-buahan dan juga
sebagai pupuk. Dari pelatihan ini masyarakat memahami manfaat yang dihasilkan dari sisa panen
yang tidak perlu dibuang tetapi dapat digunakan kembali, hal ini juga dapat mengurangi jumlah
sampah yang dibuang ke TPA setiap harinya. Memotong alur distribusi sampah ke TPA dan
pengelolaan sampah merupakan solusi efektif dan mempercepat pengolahan sisa tanaman menjadi
produk yang lebih bermanfaat.
Keyword: Eco-enzyme; Pupuk organik; Sisa tanaman.
Abstract
The article aims to increase the knowledge of mothers and fathers of farmers in processing crop
residues into useful goods as well as increasing the understanding and ability of the community in
terms of sorting and managing waste. The visible aspect of this agricultural waste processing process.
This activity was carried out in Jorong Taluak Cupak, Solok Regency and Silang Bawah, Padang
Panjang City. The participants involved were mothers and fathers of farmers who were represented
by 20 people. The form of activity is conducting training related to waste sorting and conducting
training related to the management of crop residues into eco-enzymes that can be used as organic
fertilizer. The implementation stage begins with the preparation stage, stage, and ends at the
monitoring and evaluation stage. The results of the training conducted in Nagari Cupak, Solok
Regency and Silaing Bawah, Padang Panjang City are environmentally friendly enzymes that can
be used in daily life, such as cleaning houses, fruit and also as fertilizer. From this training, the
community understands the benefits generated from harvested residues that do not need to be
disposed of but can be reused, this can also reduce the amount of waste that is thrown into the
landfill every day. Cutting the flow of waste distribution to the landfill and waste management is an
effective solution and accelerates the processing of crop residues into more useful products.
Keywords: Crop residue; Eco-enzyme; Organic fertilizer.
How to Cite: Prarikeslan, W., Novio, R. & Nora, D. (2023). Pengelolaan Limbah Organik Petani
Untuk Mengatasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan
Masyarakat, 5(1), 101-108.
This is an open access article distributed under the Creative Commons Share-Alike 4.0 International License. If you remix, transform, or build
upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original. ©2023 by author.