Jurnal Sipil Statik Vol.7 No.3 Maret 2019 (301-308) ISSN: 2337-6732 301 KARAKTERISTIK PENGEMUDI DALAM PEMILIHAN RUTE BILA ADANYA PEMBERLAKUAN ELECTRONIC ROAD PRICING (ERP) PADA RUAS JALAN SAM RATULANGI Gerry C. D. A. Worang Semuel Y. R. Rompis, Lucia I. R. Lefrandt Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Sam Ratulangi Manado Email: gerryworang@gmail.com ABSTRAK Kota Manado berkembang dengan pesat di tandai dengan meningkatnya pertumbuhan industri, perdagangan, bisnis, pertokoan, dan pemukiman, sehingga aktivitas perjalanan menjadi tinggi dan menimbulkan kemacetan yang tinggi pula, akibat ketidakmampuan jalan untuk menampung volume kendaraan yang melewati ruas-ruas jalan tersebut setiap hari. Pemerintah telah melakukan upaya- upaya untuk mengatasi kemacetan ini, namun belum berjalan efisien. Oleh karena itu bisa diterapkan Sistem Jalan Berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) pada ruas Jalan Sam Ratulangi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pelaku perjalanan dalam pemilihan rute. Penelitian ini menggunakan metode Stated Preference, kemudian diolah dengan analisa statistik binomial logit. Survei ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 200 responden berisi karakteristik pelaku perjalanan, meliputi kondisi sosio-ekonomi, dengan atribut selisih biaya perjalanan, selisih Volume Capacity Ratio (VCR), selisih kecepatan dan selisih waktu tempuh perjalanan antara Jalan Sam Ratulangi dan Jalan 17 Agustus di Kota Manado. Hasil penelitian dikumpulkan dan kemudian dilakukan analisa regresi linear dan pemodelan dilakukan dengan menggunakan model binomial logit sehingga didapat variabel-variabel memiliki hubungan yang kuat dalam pemilihan rute. Akan terjadi perpindahan pemilihan rute, apabila selisih biaya perjalanan dari kedua rute tersebut > Rp. 4.000, kemudian jika selisih VCR Jl. Sam Ratulangi = 0,15 maka probabilitas pemilihan rute akan seimbang, dan apabila bila selisih VCR > 0,15 maka responden akan cenderung memilih Jl. 17 Agustus, pelaku perjalanan akan memilih rute Jl. Sam Ratulangi bila selisih kecepatan > 2 km/jam, Akan terjadi perpindahan rute dari Jl. Sam Ratulangi ke Jl 17 Austus apabila selisih waktu tempuh > -5 menit. Persamaan utilitas diperoleh: Y = 0,838445 + 0,000188 1 + 0,051353 2 + 0,022483 3 + 0,336948 4 . Hasil dari regresi yang diperoleh telah memenuhi syarat, sehingga seluruh variabel bebas bersama–sama berpengaruh terhadap variabel terikat. Kata kunci: Binomial Logit, Electronic Road Pricing, Pemilihan Rute, Stated Preference PENDAHULUAN Latar Belakang Dalam menghadapi masalah kemacetan, pemerintah Manado telah melakukan beberapa upaya, seperti penggunaan mass transit dan peraturan Walikota Manado tentang penataan dan penindakan parkir di kota Manado. Namun upaya- upaya tersebut belum berjalan dengan efisien. Oleh karena itu Sistem Jalan Berbayar atau Electronic Road Pricing bisa diterapkan untuk mengurangi volume kendaraan dan mengurangi kemacetan. Mekanismenya adalah setiap kendaraan yang melintasi suatu ruas jalan diminta untuk membayar dengan harga tertentu. Pendapatan dari Electronic Road Pricing (ERP) ini akan digunakan untuk menunjang supply side management, seperti pembangunan infrastruktur transportasi jalan termasuk pembangunan jalan dan alokasi dana untuk transportasi publik. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas, permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana karakteristik pengemudi dalam pemilihan rute bila adanya pemberlakuan Electronic Road Pricing (ERP) pada ruas Jalan Sam Ratulangi? Batasan Masalah Agar pembahasan dan penyusunan terarah dan tidak menyimpang dari pokok permasalahan, adapun batas masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Wilayah kajian yaitu ruas Jalan Sam Ratulangi dan Jalan 17 Agustus brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by JURNAL SIPIL STATIK