Vol.2 No.2 Juli 2021 613 ……………………………………………………………………………………………………... ……………………………………………………………………………………………………... ISSN 2722-9475 (Cetak) Jurnal Inovasi Penelitian ISSN 2722-9467 (Online) ANALISIS PENGENDALIAN MUTU DENGAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) PRODUK KERUPUK GONG-GONG PADA CV. KRIYA MANDIRI TANJUNGPINANG Oleh Dwi Septi Haryani 1) , Anggia Sekar Putri 2) & Mirza Ayunda Pratiwi 3) 1,2,3 Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang Jl. RH. Fisabilillah No. 34 Tanjungpinang, (0771) 70034 Email: 1 dwiseptih@stie-pembangunan.ac.id, 2 anggiasekarputri@stie-pembangunan.ac.id & 3 ayunda299@gmail.com Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas dengan alat bantu Satistical Quality Control (SQC) pada CV. Kriya Mandiri Tanjungpinang. Adapun penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai kepada pihak yang terkait erat dengan perusahaan seperti karyawan pada perusahaan CV. Kriya Mandiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa dokumentasi dari pihak CV. Kriya Mandiri. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Alat pengendalian mutu yang digunakan dalam memproses data adalah bagan kendali-p. Pada penelitian ini CV. Kriya Mandiri perlu meningkatkan secara cepat pengendalian kualitas pada jenis cacat hambar. Karena dilihat pada diagram peta kendali hambar sudah memasuki ambang yang tidak wajar walaupun masih dapat ditoleransi. Kata Kunci: Statistical Quality Control, Bagan Kendali-p & Keripik Siput PENDAHULUAN Industri kerupuk tergolong dalam kategori UMKM. Produsen kerupuk siput di Tanjungpinang sangat banyak jumlahnya. Hal tersebut dikarenakan Tanjungpinang yang merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Riau adalah pulau yang dikelilingi lautan. Maka tak heran jika salah satu pendapatan daerah berasal dari laut. Penggemar kerupuk olahan laut kian hari makin bertambah, banyak orang membeli kerupuk tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri melainkan untuk oleh-oleh atau dijadikan bisnis kembali dengan menjual makanan jadi. Bisnis makanan ringan kini tengah bermunculan dikalangan masyarakat sehingga banyak perusahaan berpikir, bisnis ini mempunyai prospek yang cemerlang, menguntungkan, dan sangat menjanjikan. Dengan banyaknya UMKM yang memproduksi kerupuk yang berbahan dasar ikan, kondisi tersebut tentunya menuntut UMKM untuk dapat meningkatkan kualitas produknya agar dapat bersaing. Penting bagi perusahaan untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas produknya dengan cara menerapkan alat pengendalian kualitas yang tepat dan optimal, agar kualitas produk semakin meningkat. Menurut Goetsch dan Davis (2005) dalam [1], kualitas merupakan kondisi yang selalu berubah atau dinamis yang berhubungan dengan manusia, proses, produk, jasa, dan lingkungan yang memenuhi harapan. Aspek- aspek pada kualitas diantaranya kualitas produk akhir, kualitas manusia, kualitas proses, dan kualitas lingkungan agar dapat memenuhi harapan konsumen. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan [2], bahwa perusahaan dalam memproduksi barang ataupun jasa, perusahaan