JIUBJ Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 23, 1 (2023): 910-920 DOI: 10.33087/jiubj.v23i1.3017 http://ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah 910 Kajian: Pengembangan Varietas Unggul Baru Padi (Oryza sativa L.) Lokal melalui Iridasi Gamma Henny Puspita Sari, Irfan Suliansyah, Aswaldi Anwar, Indra Dwipa Program Doktoral Ilmu Pertanian, Universitas Andalas, Sumatera Barat Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas Correspondence email: hennypuspitasari@unespadang.ac.id Abstrak. Kemampuan mutagenesis secara luas dapat memperbaiki genetik tanaman, termasuk fakta bahwa varietas baru dapat dikembangkan dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan metode pemuliaan konvensional dan transgenesis, yang lebih sulit untuk dievaluasi ulang. Cahaya dari sumber sinar gamma adalah mutagen fisik yang banyak digunakan dalam teknik mutagenesis yang aman dan efektif untuk kesehatan manusia karena tidak ada risiko lingkungan yang terkait dengan generasi varian yang dapat diinduksi. Metoda yang digunakan dalam makalah ini dengan mengelompokkan artikel menurut relevansinya dengan subjek dan tahun penelitian, dan terakhir mengelola struktur penjelasan. Artikel jurnal mencakup periode 2012 hingga 2022 dicari menggunakan kata kunci: pemuliaan, mutasi, mutagen, padi, dan iridasi gamma. Seleksi artikel dipilih berasal dari web PubMed, Elsevier, dan springer. Karya ini mengintegrasikan informasi yang tersedia tentang efek mutasi pemuliaan pada spesies tanaman di negara yang berbeda, dan menyoroti potensi iradiasi gamma sebagai pendekatan yang fleksibel dan praktis dan dapat diterapkan pada tanaman padi (Oryza sativa L.), dengan metode seleksi yang tepat. Kata kunci: genetik; induksi; iridasi gamma; mutangen; padi. Abstract. The widespread use of mutagenesis for plant genetic improvement can be explained by a number of factors, including the fact that new varieties can be developed in a shorter time than conventional breeding methods and that transgenesis is more difficult to re-engineer. Gamma rays are physical mutagens that are often used in plant mutagenesis techniques and are safe for human health because there is no environmental risk in the induced generations. The method used in this paper is by grouping articles according to their relevance to the subject and year of research, and finally managing the explanatory structure. Journal articles for the period 2012 to 2022 were searched using keywords: breeding, mutation, mutagen, rice, and gamma iridation. The selection of selected articles comes from the PubMed, Elsevier, and Springer web sites. This paper integrates the available data on the effects of mutation breeding of plant varieties in different countries and addresses the potential of gamma irrigation as a flexible and practical approach that can be applied to rice crops and an appropriate selection method. Keywords: genetics; induction; gamma irradiation; mutagens; rice. PENDAHULUAN Pengetahuan tentang keragaman genetik dan struktur populasi koleksi plasma nutfah merupakan landasan penting untuk perbaikan tanaman. Padi (Oryza sativa L.) merupakan sistem transmisi informasi genetik yang penting dari keanekaragaman hayati pertanian dan sumber daya untuk meningkatkan hasil dan kualitas (Q. Y. Lei et al., 2021; Nachimuthu et al., 2015). Bukan hanya bahan dasar dan sumber gen pemuliaan padi dan perbaikan genetik, tetapi juga kriteria dalam membudidayakan ras padi baru yang berkualitas tinggi serta mampu beradaptasi. Untuk mengidentifikasi dan membedakan antara kultivar secara efektif, perlu untuk menggambarkan serta mengevaluasi karakteristik morfologis dari sumber plasma nutfah yang tersedia secara grafis (Ahmed et al., 2016; Kumbhar et al., 2015). Sangat penting bahwa genotip unggul tersedia untuk pengembangan kultivar elit (Hidayatun et al., 2022). Ada tiga faktor yang menentukan keberhasilan plasma nutfah padi: jumlah keseluruhan malai, jumlah rata-rata benih per malai, dan berat benih individu (R. Li et al., 2019). Pengumpulan, penilaian, dan perlindungan keanekaragaman sumber daya plasma nutfah padi membentuk landasan penting bagi pertanian berkelanjutan dan keamanan