Jurnal Politik Profetik
Volume 11, Nomor 1, Juni 2023 (87-110)
ISSN 2549-1784 (Online), 2337-4756 (Print)
https://doi.org/10.24252/profetik.v11i1a6
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpp
Copyright © The Author(s), 2023.
Tirani Kebahagiaan dan Media Sosial: Sebuah Kajian
Media dan Politik
Anggriani Alamsyah
1
Abstract
Social media content has taken up a lot of our attention, a lot of time and energy is spent either creating
content or just exploring it. This of course does not only have a positive impact on us, on the other side of
the pendulum there are 'mines' ready to blow up anyone who is not aware of the negative effects. This
paper attempts to provide an overview of the hidden agendas of social media that are consciously or
unconsciously realized by its users, where the hedonic treadmill concept is used as the main analysis knife.
This article is qualitative by using impressions on YouTube as the object of writing. Shows that are used as
the object of analysis include: 1) Why Social Media Is Toxic for Teen Mental Health | Fault Lines
Documentary; 2) Teens, Social Media, and Technology (Full Documentary; 3) The Instagram Effect 2022
Documentary. The author finds that social media has great potential to encourage a continuous search for
happiness as evidenced by the acquisition of as many like-view-shares as possible. In addition, the next
finding is that social media makes a major contribution to the formation of a negative image of the body
and mental disorders that lead to suicide. The ultimate terminal is the utilization of algorithms to generate
more profit for social media.
Keywords
Algorithm; Hedonic Treadmill; Happiness; Social Media; Like-View-Share
Abstrak
Sajian media sosial telah menyita banyak perhatian kita, banyak waktu dan tenaga yang dihabiskan baik
untuk membuat isi ataupun sekedar menjelajahinya. Hal ini tentu tidak hanya memberikan dampak positif
bagi kita, di sisi pendulum yang lain ada ‘ranjau’ yang siap meledakkan siapapun yang tidak sadar akan
pengaruh negatifnya. Tulisan ini berupaya memberikan gambaran menyangkut agenda tersembunyi
media sosial yang disadari atau tidak disadari oleh para penggunanya, dimana konsep hedonic treadmill
digunakan sebagai pisau analisis utamanya. Artikel ini bersifat kualitatif dengan menggunakan tayangan
di YouTube sebagai objek penulisan. Tayangan yang dijadikan objek analisis antara lain: 1) Why Social
Media Is Toxic for Teen Mental Health | Fault Lines Documentary; 2) Teens, Social Media, and Technology
(Full Documentary); 3) The Instagram Effect 2022 Documentary. Penulis menemukan bahwa media sosial
berpotensi besar untuk mendorong pencarian kebahagiaan yang terus-menerus yang dibuktikan dengan
perolehan like-view-share yang sebanyak mungkin. Selain itu, temuan berikutnya adalah media sosial
memberikan sumbangan besar atas pembentukan imej negatif atas tubuh dan gangguan mental yang
mengarah pada bunuh diri. Terminal akhirnya adalah pemanfaatan algoritma untuk menghasilkan lebih
banyak keuntungan bagi media sosial.
1
Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia, anggriani.alamsyah@uin-alauddin.ac.id