http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) (eISSN: 2614-8854) Volume 6, Nomor 7, Juli 2023 (4886-4890) 4886 Model Problem Based Learning pada Materi Kewajiban dan Hakku Kelas III di SDN Sawah Besar 01 Ridha Dwi Lestari 1 , Husni Wakhyudin 2 , Bagus Ardi Saputro³, Hamidah Noer 4 1,2,3,4 Universitas PGRI Semarang, Indonesia E-mail: lestari.ridha44@gmail.com, lestari.ridha44@gmail.com, bagusardisaputro@upgris.ac.id, hamidahnoer59@gmail.com Article Info Abstract Article History Received: 2023-05-22 Revised: 2023-06-15 Published: 2023-07-01 Keywords: Problem Based Learning; Learning Outcomes; PKN. This research contains a problem-based learning model on the subject matter of my class III obligations and rights at SDN Sawah Besar 01, Semarang City. In the learning process, the teacher still uses conventional models with lectures. And teachers are less innovative in teaching. The learning model can be applied to make learning more innovative and refers to problem solving, including the problem-based learning model, which involves learning by presenting problems, asking questions, and facilitating dialogue. The purpose of this research is to find out the problem-based learning model for obligations and my rights. This study uses a qualitative method. The results of this study show that the PBL model can improve student learning outcomes in class III PKN learning at SDN Sawah Besar 01 in Semarang city. Artikel Info Abstrak Sejarah Artikel Diterima: 2023-05-22 Direvisi: 2023-06-15 Dipublikasi: 2023-07-01 Kata kunci: Problem Based Learning; Hasil Belajar; PKN. Penelitian ini berisi tentang model problem based learning pada materi kewajiban dan hakku kelas III di SDN Sawah Besar 01, Kota Semarang. Pada proses pembelajaran berlangsung guru masih menggunakan model konvensional dengan ceramah. Dan guru kurang berinovasi dalam pembelajaran. Model pembelajaran dapat diterapkan untuk menjadikan pembelajaran lebih berinovasi dan mengacu pada pemecahan masalah antara lain model problem based learning merupakan pembelajaran dengan cara menyajikan permasalahan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan serta memfasilitasi dialog. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui model problem based learning pada materi kewajiban dan hakku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah model PBL dalam penggunaan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran PKN kelas III SDN Sawah Besar 01 kota Semarang. I. PENDAHULUAN Pemberlajaran merupakan salah satu upaya dari pendidik untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan mudah. Dalam pembelajaran terdapat tujuan yang ingin dicapai. Pembelajaran ini juga adalah bergabungnya komponen-komponen pembelajaran yang saling berinteraksi, maka proses pembelajaran akan menghadapi banyak kendala yang akan meng- gagalkan pencapaian tujuan, serta hasil belajar (Agustin, 2019). Hasil belajar juga merupakan kemampuan peserta didik sesudah mendapatkan pengalaman belajarnya. Menurut Horwart Kingsley terbagi tiga macam jenis hasil belajar mengajar yaitu ketrampilan dan kebiasaan, pengetahuan dan pengarahan, perilaku dan cita- cita dalam pencapaian (Agustin,2019). Media pembelajaran meliputi berbagai aspek dalam pembelajaran oleh guru sebagai fasilitas proses pembelajaran. Terdapat beberapa model pembelajaran yang direkomendasikan untuk diimplementasikan pada penerapan kurikulum 2013, salah satunya yakni model pembelajaran probem based learning (Ahyar,2017). PBL meru- pakan salah satu model pembelajaran yang mampu meninggikan hasil belajar peserta didik. PBL dapat mendorong peserta didik dalam pemecahan masalah yang dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan kemampuan peserta didik (Hardiyanti,2017). (Hosnan, 2014) model problem based learning (PBL) adalah suatu model pembelajaran yang kegiatan pem- belajarannya dipusatkan pada tugas-tugas atau permasalahan sehari hari dalam satu konteks. (Adela,2018) Dalam model PBL bercirikan penggunaan masalah kehidupan nyata sebagai sesuatu yang harus dipelajari oleh siswa untuk melatih dan meningkatkan berfikir kritis dan pemecah masalah mendapatkan pengetahuan konsep dengan guru membantu siswa mencapai ketrampilan mengarahkan diri (Sani,2014). PBL merupakan pembelajaran dengan cara menyaji- kan permasalahan, mengajukan pertanyaan- pertanyaan, serta memfasilitasi dan membuka dialog. Berdasarkan hal tersebut, maka seorang pendidik hendaklah mampu menggunakan model pembelajaran yang baik dan sesuai agar seorang guru mampu mengelola pembelajaran dengan