57 SINTESIS PLASTIK BIODEGRADABLE AMILUM BIJI DURIAN DENGAN GLISEROL SEBAGAI PENAMBAH ELASTISITAS (PLASTICIZER) Eni Nurhayati, Latifah, Nuni Widiarti Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang Email: eny_mouri@yahoo.com Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan plastik biodegradable dari pati biji durian dengan menggunakan plasticizer gliserol dan fller kitosan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik plastik amilum biji durian dengan fller kitosan dan plasticizer gliserol. Metode yang digunakan adalah membuat larutan kitosan dengan melarutkan kitosan ke dalam asam asetat 1% (w/v), kemudian ditambahkan pati yang dilarutkan akuades dan ditambah gliserol. Konsentrasi optimum penambahan gliserol plastik biodegradable terdapat pada gliserol 10% (v/w). Hasil tesebut digunakan untuk formulasi plastik biodegradable yaitu dengan penambahan kitosan. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik plastik yang dihasilkan adalah plastik pati:kitosan memiliki kuat tarik optimum pada pati:kitosan 6:4 (w/w) dengan kuat tarik 15,203 MPa dan persen perpanjangan 12,1%. Uji biodegradabilitas plastik biodegradable menunjukkan plastik terbaik pada plastik pati:kitosan 6:4 dengan perkiraan waktu terdegradasi 7 hari 23 jam dan weight loss 88,07 %, sedangkan ketahanan plastik terhadap air terdapat pada pati:kitosan 4:6 dengan air yang diserap 68,8%. Karakterisasi plastik biodegradable menggunakan FTIR, diperoleh adanya gugus C=O karbonil dan C-O ester bersifat hidrofl sehingga plastik mudah terdegradasi. Analisis gugus fungsi menggunakan FTIR ini menunjukkan hasil yang cukup signifkan yaitu plastik mempunyai sifat seperti komponen-komponen penyusunnya. Kata Kunci: biji durian; gliserol; kitosan; plastik biodegradable PENDAHULUAN Sampah plastik bukanlah menjadi benda asing lagi bagi kita karena hampir setiap waktu kita bisa menjumpainya, baik di lingkungan rumah maupun di luar rumah sepanjang kita melakukan aktivitas. Penggunaan plastik semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia disebabkan oleh banyaknya keunggulan yang dapat diperoleh dibandingkan bahan kemasan yang lain. Plastik lebih ringan dibandingkan gelas atau logam dan tidak mudah pecah. Biodegradable berasal dari kata bio dan degradable. Bio berarti hidup, sedangkan Eni Nurhayati, Latifah, Nuni Widiarti