SINERGI Vol. 20, No.2, pp.201-209, Oktober 2022 DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi.v20i2.3772 Analisis Pengaruh Input Nilai Kalor Batubara Terhadap Kinerja Boiler Tipe CFB Pada PLTU PT. Antam Tbk Jumadi Tangko 1 , Yiyin Klistafani 2* , dan Esra Marthen 3 1,2,3 Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar 90245, Indonesia * yiyin_klistafani@poliupg.ac.id Abstract: boiler is a closed vessel where the heat of combustion is transferred to the water until it forms hot steam or steam. The boiler used in the PT ANTAM PLTU is a CFB type, where the operator at the PLTU ANTAM Tbk performs heating value input to determine the amount of coal and combustion air used. The analysis of the effect of the input heating value is expected to be taken into consideration in knowing the effect of the heating value input which is different from the heating value of coal supplied to the furnace, which is viewed from the side of pressure and temperature, which affects the physical boiler, boiler work efficiency, heat losses in the boiler. and also boiler life time. From the results of research and analysis of efficiency calculations where there is the largest difference in the value of efficiency directly at 1.161935% at the start of operation and 1.20276% in March 2020 between calculations with GCV of coal and input of heating value. Meanwhile, the largest difference in efficiency was indirectly 0.085689% at the start of operation and 0.09224% in March 2020. Meanwhile, the largest difference in total heat losses at the beginning of operation was 0.09245% and in March 2020 was 0.69317%. Key words: Boiler, CFB, Calorific value input, Efficiency. Abstrak: Boiler adalah suatu bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuknya uap panas atau steam. Boiler yang digunakan pada PLTU PT ANTAM merupakan tipe CFB, dimana operator pada PLTU ANTAM Tbk melakukan penginputan nilai kalor untuk menentukan jumlah batubara dan udara pembakaran yang digunakan. Analisis pengaruh input nilai kalor diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam mengetahui pengaruh input nilai kalor berbeda dengan nilai kalor batubara yang disupply ke dalam furnace, yang ditinjau dari sisi pressure dan temperature, yang berpengaruh kepada fisik boiler, efisiensi kerja boiler, rugi-rugi panas pada boiler dan juga life time boiler. Dari hasil penelitian dan analisis perhitungan efisiensi dimana terdapat perbedaan nilai efisiensi terbesar secara langsung sebesar 1,161935% pada awal operasi dan sebesar 1,20276 % pada Maret 2020 antara perhitungan dengan GCV batubara dan input nilai kalor. Sedangkan perbedaan efisiensi terbesar secara tidak langsung sebesar 0,085689% pada awal operasi dan 0,09224% pada Maret 2020. Sedangkan perbedaan rugi-rugi panas panas total terbesar pada awal operasi sebesar 0,09245% dan pada Maret 2020 sebesar 0,69317%. Kata kunci: Boiler, CFB, Input nilai kalor, Efisiensi. I. PENDAHULUAN Kebutuhan listrik di Indonesia setiap tahun terus meningkat seiring bertambahnya populasi manusia dan perkembangan teknologi. Penggunaan listrik terbesar tidak hanya pada peralatan rumah tangga namun pada perusahaan-perusahaan besar. Salah satu perusahaan besar di Indonesia yang bergerak di bidang tambang adalah PT ANTAM Tbk. Dimana, salah satunya anak perusahaan yaitu PT ANTAM Tbk UBPN SULTRA yang berlokasi di Pomalaa, Sulawesi Tenggara yang bergerak di bidang pertambangan nikel. Sebagai suatu perusahaan tambang PT ANTAM Tbk membutuhkan listrik untuk menunjang agar hasil tambang bisa maksimal. PT ANTAM Tbk UBPN SULTRA sendiri membutuhkan listrik untuk proses peleburan feronikel pada pabrik, perumahan karyawan dan auxelery pembangkitnya. Melihat kebutuhan listrik yang besar, maka pada tahun 2016 dioperasikan sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berlokasi di Pomalaa. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT ANTAM Tbk ini berkapasitas 2 ×