JPES 3 (1) (2014) JOURNAL OF PHYSICAL EDUCATION AND SPORTS http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpes PENGEMBANGAN MODEL PENGASUHAN LARI UNTUK MENINGKATKAN KESEGARAN JASMANI ‘A’ TARUNA AKADEMI MILITER Sahnan Sonneville ,Tandiyo Rahayu, Setya Rahayu Program Studi Pendidikan Olahraga, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang Abstrak Jasmani Militer TNI AD merupakan salah satu fungsi khusus TNI AD dalam mewujudkan kesamaptaan jasmani dengan cara Pembinaan Postur Tubuh, Kes- egaran Jasmani dan Ketangkasan Jasmani. Semua itu merupakan modal utama setiap prajurit untuk dapat melaksanakan tugas pokok, peningkatan karier, mengi- kuti seleksi pendidikan serta sebagai syarat utama dalam usulan kenaikan pangkat. Hasil dari penelitian ini merekam adanya peningkatan denyut nadi rata-rata 68,31 dari 235 Taruna. (1) Pada aspek kognitif kategori tinggi berjumlah 103 Taruna = 43,83%, sedang 75 Taruna = 31.91% dan rendah 57 Taruna = 24,25%. (2) Pada aspek apektif dari 235 Taruna yang termasuk kategori tinggi berjumlah 161 Taruna = 68,51%, sedang 51 Taruna = 21,70% dan rendah 24 Taruna = 10,21%. (3) Pada aspek psikomotor dari 235 Taruna yang termasuk kategori tinggi berjumlah 168 Taruna = 71,49%, sedang 46 = 19,58% dan rendah = 21 Taruna = 8,94%. Kesimpu- lan Lari Kartu sangat efektif digunakan bagi Taruna sebagai panduan berlatih Kes- egaran Jasmani A agar kesegaran jasmani tetap terpelihara dengan baik. Berdasar- kan hasil penelitian diatas peneliti menyarankan agar model latihan pengembangan Lari Kartu ini segera direkomendasikan oleh lembaga Akademi Militer menjadi panduan berlatih Kesegaran Jasmani A Taruna. Abstract The physics army is one of the specific functions of the Indonesian army in accomplish- ing physical readiness trained with Posture Building, Physical Health, and Physical Agility. These three trainings are the main capital for the capability to perform the main duties, further education selection, as well as the major criteria for rank promotion. Results of the research show that there is an increase in the pulse of the cadets of approximately 68.31 of 235 cadets, and that 1). Aspect cognitive, among 235 cadets, 103 the high scale, 75 the middle level, and 57 the low level scale, 2). Aspect of afective, among 235 cadets, 161 high scale, 51 middle level scale, and 24 the low level, 3). In the aspect of psychomotoric, among 235 cadets, 168 the high scale, 46 the middle level scale, and 21 the low level scale. It is cocluded card model of run coaching is very effective to be used as a guide to train cadets to improve their A physi- cal health. Therefore the researcher suggests that this card model of the run coaching can be promoted by the Indonesian Military Academy coaching guides of the A physical training. © 2014 Universitas Negeri Semarang ISSN 2252-648X Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima Januari 2014 Disetujui Februari 2014 Dipublikasikan Juni 2014 Keywords: Cadet; Physical Fitness; RunCoaching; Cards Alamat korespondensi: Kampus Unnes Bendan Ngisor, Semarang 50233 Email: gandul11@yahoo.com