JURNAL HIMASAPTA, Vol. 7, No. 3, Desember 2022 : 157-160 157 Optimalisasi fuel ratio alat gali muat dan alat angkut PT Borneo Alam Semesta Fuel ratio optimization of excavating and hauling equipment at PT Borneo Alam Semesta Audy Dhata Ramadhani 1 *, Adip Mustofa 2 , Sari Melati 3 1-3 Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani KM 35,5 Banjarbaru 70714. Telp 0812-5475-6338 e-mail: * 1 B4g0nkz@gmail.com, 2 adip@ulm.ac.id, 3 sari@ulm.ac.id ABSTRAK Dalam kegiatan penambangan harus menggunakan metode dan peralatan mekanis yang sesuai dalam kegiatan tersebut. Salah satu penentu keberhasilan metode penambangan adalah seberapa besar produktivitas peralatan mekanis dapat dimanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin agar diperoleh hasil yang maksimal. Penggunaan fuel sangat mempengaruhi biaya produksi dari aktifitas penambangan, semakin banyak fuel yang digunakan maka semakin besar pula biaya produksinya. Untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar maka harus mengetahui hal-hal yang mempengaruhinya agar penggunaan fuel dapat diminimalisir oleh perusahaan. Metode yang digunakan adalah dengan mensimulasikan hasil produktivitas dengan fuel burn jika delay time dihilangkan dari pengolahan data yang didapatkan dilapangan. Setelah melakukan simulasi hasil pencapaian fuel burn untuk alat gali muat Komatsu PC300 yaitu 36,86 Liter/Jam dengan produktivitas rata-rata sebesar 145,00 bcm/jam. Fuel burn rata-rata untuk alat angkut Nissan CWB45 yaitu 10,27 Liter/Jam dengan produktivitas rata-rata sebesar 21,84 bcm/jam. Fuel ratio aktual untuk alat gali muat Komatsu PC300 yaitu 0,25 Liter/bcm. Sedangkan untuk alat angkut Nissan CWB45 yaitu 0,47 liter/bcm. Fuel ratio alat gali muat turun menjadi 0,22-0,28 liter/bcm dan fuel ratio alat angkut turun menjadi 0,41-0,48 liter/bcm, jika di simulasikan komponen delay tidak ada atau efisiensi kerja 100%. Kata-kata kunci: cycle time, efisiensi, fuel burn, produktivitas. ABSTRACT In mining activities should use appropriate mechanical methods and equipment in such activities. One of the determinants of the success of the mining method is how much the productivity of mechanical equipment can be utilized as effectively and efficiently as possible in order to obtain maximum results. The use of fuel greatly affects the production costs of mining activities, the more fuel used, the greater the production costs. To minimize the use of fuel, you must know the things that affect it so that the use of fuel can be minimized by the company. The method used is to simulate productivity results with fuel burn if the delay time is eliminated from the processing of data obtained in the field. After simulating the results of achieving fuel burn for the Komatsu PC300 loading and digging tool, which is 36.86 liters / hour with an average productivity of 145.00 bcm / hour. The average fuel burn for Nissan CWB45 is 10.27 Liters / Hour with an average productivity of 21.84 bcm / hour. The actual fuel ratio for Komatsu PC300 loading and unearthing equipment is 0.25 Liters/bcm. As for the Nissan CWB45 transportation equipment, it is 0.47 liters / bcm. The fuel ratio of the loading and digging tool drops to 0.22- 0.28 liters/bcm and the fuel ratio of the conveyance decreases to 0.41-0.48 liters/bcm, if simulated the delay component is missing or the work efficiency is 100%. Keywords: cycle time, efficiency, fuel burn, productivity. PENDAHULUAN Pertambangan merupakan rangkaian kegiatan atau upaya pencarian, penggalian, pengolahan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, migas). industry yang bergerak pada bidang pertambangan juga memiliki sumbangsi besar bagi Indonesia mulai dari peningkatan ekspor, pembangunan daerah, peningkatan aktivitas ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan sumber pemasukan terhadap anggaran pusat dan anggaran daerah. . Beberapa hal yang berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar pada alat mekanis, diantaranya adalah kondisi alat dan perlakuan operator kepada alat mekanis yang digunakan, kondisi aktual di lapangan seperti kondisi jalan angkut tambang yang dapat mempengaruhi kinerja kegiatan produksi, beberapa diantaranya seperti jalan kurang lebar, kemiringan jalan dan jarak jalan angkut. Hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap kinerja alat angkut yang dapat menurunkan produktifitasnya seperti breakdown, ganti ban, dan penggunaan bahan bakar yang tinggi. Penggunaan fuel sangat mempengaruhi biaya produksi dari aktifitas penambangan, semakin banyak fuel yang digunakan maka semakin besar pula biaya produksinya. Untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar maka harus mengetahui hal-hal yang mempengaruhinya agar penggunaan fuel dapat diminimalisir oleh perusahaan. METODOLOGI Tahap Persiapan Pada tahap ini dilakukan penyusunan usulan tugas akhir, studi literature daerah penelitian dan studi pustaka yang berkaitan dengan penelitian. Sasaran utama studi pendahuluan ini adalah gambaran umum daerah penelitian. Tahap Pengumpulan Data Tahap pengumpulan data ini dimana data diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan (data primer) dan literatur-literatur yang berhubungan dengan permasalahan