Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan , Vol. 3 No.2, Juni 2023, pp. 47 - 70 E-ISSN: 2827-7961 (Online) P-ISSN: 2827-8143 (print) https://journal.sinov.id/index.php/jurimbik page 47 DOI: 10.55606/jurimbik.v3i2.439 Received Mei 02, 2023; Revised Mei 10, 2023; Accepted Mei 26, 2023 ANALISIS KETAHANAN UKM SEPATU DAN SANDAL DI KOTA MEDAN Fitriani Tobing a , Wan Rizca Amelia b , Era Purike c , Wan Suryani d , Nur Azizah e , Priatna Kesumah f Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen, Universitas Medan Area, fitrianitobing@staff.uma.ac.id Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen, Universitas Medan Area, wanrizca@staff.uma.ac.id Prodi Perhotelan, Politeknik Pajajaran ICB Bandung, era.purike@poljan.ac.id Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen, Universitas Medan Area, wansuryani77@yahoo.com Prodi Administrasi Perkantoran, Politeknik Pajajaran ICB Bandung, nur.azizah@poljan.ac.id Prodi Akuntasi Perpajakan, Politeknik Pajajaran ICB Bandung, priatna.kusumah@poljan.ac.id Corresponding author: era.purike@poljan.ac.id ABSTRACT Small and medium enterprises are a group of economic actors that have an essential role in economic growth in Indonesia because they can reduce unemployment and poverty, advance the economy in a region, and are able to survive when there is a shock to the economic crisis because of the small scale of the business so that it is easier to make adjustments to the environment that occurs.This study determines how managerial characteristics, information technology, capital, supply chain integration, and marketing influence organizational resilience in SMEs Shoes and sandals in Medan City. The population of this study was shoe and sandal artisans in Medan—the method of determining the sample using the probability sampling method. The research data used primary data through the distribution of questionnaires and secondary data obtained from literature and journal studies—hypothesis testing using SEM analysis techniques. The sample used in this study was 50 artisans. The findings show managerial characteristics, information technology, capital, supply chain integration, and marketing influence organizational resilience in shoe and sandal SMEs in Medan. Keywords: managerial characteristics, information technology, capital, supply chain integration, marketing, organizational resilience ABSTRAK Usaha kecil dan menengah merupakan kelompok pelaku ekonomi yang mempunyai peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, karena dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan, memajukan perekonomian di suatu wilayah serta mampu bertahan ketika terjadi goncangan krisis ekonomi karena skala usahanya yang kecil sehingga lebih mudah dalam melakukan penyesuaian terhadap lingkungan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh karakteristik manajerial, teknologi informasi, modal, integrasi rantai pasokan dan pemasaran terhadap ketahanan organisasi pada UKM Sepatu dan sandal di Kota Medan. Populasi penelitian ini adalah pengrajin sepatu dan sandal di Kota Medan. Metode penentuan sampel dengan menggunakan metode probably sampling. Data penelitian menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari studi pustaka dan jurnal. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis SEM. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 orang pengrajin. Hasil temuan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh karakteristik manajerial, teknologi informasi, modal, integrasi rantai pasokan dan pemasaran terhadap ketahanan organisasi pada UKM sepatu dan sandal di Kota Medan. Kata kunci: karakteristik manajerial, teknologi informasi, modal, integrasi rantai pasokan, pemasaran, ketahanan organisasi 1. PENDAHULUAN Sebuah organisasi tangguh adalah organisasi yang mampu mencapai tujuan organisasi di tengah keragaman yang dihadapi (Sevile, et.al, 2008). Selanjutnya (Sevile, et.al, 2008) menjelaskan untuk bertahan dalam situasi yang beragam ditentukan oleh struktur organisasi, manajemen, sistem operasional, serta ketahanan yang dimiliki. Reinmoeller dan Baardwijk (2005) menjelaskan bahwa ketahanan dalam usaha kecil menengah merupakan kemampuan