JURNAL PUBLIC POLICY - VOL. 6 NO. 1 (2020) NOVEMBER - APRIL Available online at: http://jurnal.utu.ac.id/jppolicy Jurnal Public Policy | ISSN (Print) 2477-5738 | ISSN (Online) 2502-0528 | https://doi.org/10.35308/jpp.v6i1.1672 Attribution-ShareAlike 4.0 International. Some rights reserved Kinerja Organisasi Publik dalam Mendukung Penyelenggaraan Pelayanan di Kantor Kecamatan Johan Pahlawan Agatha Debby Reiza Macella Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Universitas Teuku Umar, Indonesia. ARTICLE INFORMATION ABSTRACT Received: February 11, 2020 Revised: April 26, 2020 Accepted: April 28, 2020 Available online: April 30, 2020 The focus of this research is the organizational performance of Johan Pahlawan District in supporting the delivery of public services. The purpose of this study is to find out how the organization's performance and the factors that influence the performance of Johan Pahlawan sub-district in supporting public services there. The research method used in the writing of this paper is descriptive qualitative with documentation study data collection techniques. The performance of employees in the Johan Pahlawan District Office organization is seen from 5 indicators namely productivity, service quality, responsiveness, responsibility and accountability. Every employee, both superiors and subordinates, is always based on the SOP that has been applied in the Johan Pahlawan sub-district office. The limited facilities and infrastructure as well as the limited ability of the apparatus to be less than the maximum implementation of public services in the district office. Accountability of Johan Pahlawan sub- district is done internally and not yet published online because it does not yet have its own website. Factors affecting the performance of Johan Pahlawan Sub District include equipment and technology used, internal conditions of employees, and inadequate facilities and infrastructure. KEYWORDS Performance, Organization, Public Service CORRESPONDENCE Phone: +6282122698563 E-mail: agathadebby@utu.ac.id PENDAHULUAN Organisasi merupakan sekelompok orang yang bekerjasama secara terpimpin dan terkendali untuk mencapai suatu tujuan tertentu, dengan menggunakan suatu sumber daya tertentu seperti lingkungan, metode, material, mesin, manusia, finansial, dan sumber daya lainnya secara efektif, efisien, sistematis, rasional, terkendali dan terpimpin untuk menjalankan segala kegiatan atau operasional organisasi. Organisasi merupakan sebuah system yang terdiri dari aneka subsistem, dimana manusia mungkin merupakan subsistem terpenting, dan masing-masing subsistem saling berinteraksi dalam upaya mencapai sasaran atau tujuan organisasi yang bersangkutan (Winardi, 2017). Kesuksesan sebuah organisasi tidak lepas dari peran penting anggota yang ada di dalamnya, untuk bisa mencapai tujuan organisasi maka kualitas kinerja yang baik dari anggota pada bagiannya masing masing sangat dibutuhkan untuk menyukseskan sebuah organisasi. Dalam organisasi baik organisasi publik maupun organisasi bisnis memiliki penilaian terhadap kinerja organisasinya masing-masing. Hasil dari penilaian kinerja tersebut nantinya dapat menjadi rujukan untuk dilakukan evaluasi ke depannya, agar organisasi mampu meningkatkan kualitas organisasi dan SDM nya. Hasil penilaian tersebut juga dapat dijadikan referensi bagi organisasi terkait untuk melakukan perubahan dan inovasi dalam organisasi. Kinerja merupakan prestasi kerja, dimana sebuah kinerja organisasi ini diperoleh karena hasil dari kerjasama seluruh komponen yang ada dalam organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi. Kinerja organisasi merupakan hasil kegiatan administrasi, dimana administrasi merupakan kegiatan kerja sama yang dilakukamn sekelompok orang dalam organisasi untuk mencapai tujuan. Sekretaris Camat Johan Pahlawan mengatakan bahwa kinerja pegawai dalam organisasi Kantor Camat Johan Pahlawan sudah 80% baik dan tanggung jawab para pegawai dikantor sudah sepenuhnya dilaksanakan namun belum mencapai 100%. Setiap pegawai baik atasan ataupun staff selalu bekerja berlandaskan pada SOP yang sudah di terapkan di kantor Camat Johan Pahlawan. Pelayanan public adalah salah satu hak seluruh warga Negara, tanpa memandang strata social mereka. Oleh sebab itu sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi pemerintah untuk memberikan pelayanan public yang berkualitas dalam berbagai bidang kehidupan. Namun sayangnya masih sering kali pelayanan yang diberikan oleh pemerintah tidak sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan public yang berkualitas. Hal tersebut disebabkan karena birokrat masih menempatkan masyarakat sebagai pihak yang “melayani” bukan yang seharusnya “dilayani”. Sementara itu dalam kehidupan politik, buruknya kualitas pelayanan publik akan memberikan dampak terhadap menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Kualitas pelayanan publik selama ini menjadi salah satu variabel penting untuk mendorong munculnya krisis kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, yang kemudian dibuktikan dalam bentuk protes atau kritikan baik melalui media sosial maupun pemberitaan bahkan sampai pada aksi demonstrasi yang cenderung tidak sehat. Hal tersebut menadi indikasi bahwa masyarakat mengalami kefrustasian terhadap pemerintahnya.